• Kejaksaan Usut Dugaan Korupsi Pengadaan Logistik Selayar

    0

         Makassar, jurnalsumatra.com – Kejaksaan Negeri Kabupaten Kepulauan Selayar mengusut kasus dugaan korupsi logistik proyek pengadaan alat peraga pemilihan umum kepala daerah (Pilkada) pada Komisi Pemilihan Umum (KPU) Selayar.
    “Ada laporan yang masuk jika proses pengadaan alat peraga di KPU Selayar itu terjadi penyimpangan dan inilah yang akan kita usut,” ujar Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Kejari Selayar Firman Sirait di Makassar, Rabu.
    Pada proyek pengadaan alat peraga Pilkada 2015 itu, KPU Selayar mendapat alokasi anggaran dari APBD itu sebesar Rp1,4 miliar. Penyidik menemukan adanya indikasi korupsi pada pengadaan alat peraga itu.

         “Kasusnya masih kita usut dan indikasi awal yang ditemukan adanya dugaan mark-up (penggelembungan) dan fiktif. Inilah yang akan ditelusuri,” katanya.
    Firman mengatakan proyek pengadaan baliho, spanduk, dan pelaksanaan seminar itu semuanya ditemukan fiktif karena anggaran baru digunakan pada tahun 2016.
    Menurutnya, seharusnya anggaran tersebut digunakan pada tahun penganggaran sesuai dengan peruntukannya yakni pada tahun 2015. Namun, kenyataannya anggaran dilaksanakan setelah Pilkada selesai digelar.
    “Ada kegiatan yang dilaksanakan di tahun 2016. Harusnya itu dilaksanakan pada tahun berjalan. Akibatnya, negara dirugikan karena dilaksanakan setelah Pilkada,” jelasnya.
    Firman menyebutkan, pada kasus yang ditanganinya itu, pihaknya masih terus melakukan pengumpulan data dan bahan keterangan untuk mendalami fakta-faktanya.
    “Nanti akan kita periksa semuanya. Kita akan minta keterangan Komisioner KPU Selayar, kemudian pengusaha yang memenangkan tender,” katanya.(anjas)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com