• Gubernur Sulteng Dorong IAIN Palu Jadi UIN

    0

        Palu, jurnalsumatra.com – Gubernur Provinsi Sulawesi Tengah, Drs. Longki Djanggola M.Si mengatakan, pihaknya bertekad memperjuangkan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palu menjadi UniversiItas Islam Negeri (UIN) di daerah tersebut.
    “Ke depan IAIN akan kami perjuangkan lagi agar bisa menjadi Universitas Islam Negeri,” kata Gubernur Longki saat menghadiri peresmian enam gedung perkuliahan berlantai tiga di IAIN Palu, Jumat.
    Hal tersebut dikemukakan Longki setelah sebelumnya Rektor IAIN Palu Prof Dr Zainal Abidin menyinggung kemajuan IAIN setelah diubah statusnya dari Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Palu.

        Longki menyebut bahwa IAIN Palu merupakan salah satu modal besar milik Provinsi Sulawesi Tengah, dimana kemajuan IAIN Palu secara otomatis akan memberikan dampak kemajuan terhadap provinsi tersebut.
    Dimana, akui Longki, penyelenggaraan pemerintah dan pembangunan manusia lewat instrumen pendidikan, perguruan tinggi Islam negeri seperti IAIN Palu memiliki peran yang sangat strategis dibidang tersebut.
    “Ini yang akan menjadi perhatian pemerintah, yaitu bagaimana mewujudkan peran strategis IAIN Palu secara maksimal di masyarakat untuk membantu pemerintah,” sebutnya.
    Terkait hal itu, Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kemenag RI, Prof. Dr. Kamaruddin Amin, sangat mensupor dukungan yang diberikan oleh Pemda Sulteng atas peralihan status IAIN menjadi UIN Palu.

    Oleh sebab itu, sebut dia, IAIN Palu harus bermitra dengan pemerintah dan masyarakat, terlepas dari upaya memperbaiki pelayanan pendidikan yang baik diintra kampus, serta upaya penyediaan sarana dan infastruktur penunjang pendidikan.
    “Ini merupakan dukungan yang luar biasa yang diberikan oleh Pemda Sulteng kepada IAIN Palu, Kemenag turut serta mengucapkan terima kasih kepada Gubernur Longki Djanggola yang telah memperhatikan pengembangan pendidikan Islam di IAIN Palu,” sebutnya.
    Sementara itu Rektor IAIN Palu, Prof. Zainal Abidin mengatakan pemerintah provinsi Sulawesi Tengah sangat banyak membantu atau ikut memperjuangkan sehingga STAIN Palu bisa berubah status menjadi IAIN.
    “Pemerintah juga sudah memberikan lahan seluas 5.000 meter persegi yang saat ini telah berdiri enam gedung berlantai tiga yang dibiayai lewat SBSN di lokasi yang dihibahkan oleh Pemprov Sulteng,” katanya.

        Kata dia, IAIN Palu bersama Kemenag RI berupaya menyiapkan infrastruktur pendukung agar nantinya, perjuangan menuju UIN dapat berjalan mulus dan lancar sesuai harapan yang diinginkan.
    Zainal juga mengatakan IAIN Palu saat ini sudah memiliki lahan sekitar 20 hektare di Kabupaten Sigi sebagai pengembangan kampus IAIN, yang merupakan bagian dari proses menuju UIN.
    “Kami sudah pagar lokasinya. Nanti kalau 2016 kita dapat dana bisa kita bangun gedung perkuliahan.” Katanya.(anjas)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com