• Faktor Kerukunan Indikator sukses Asian Games 2018

    0
    ikrar3

    Faktor Kerukunan Indikator sukses Asian Games 2018

    Palembang, jurnalsumatra.com -Banyak orang beranggapan bahwa faktor kesuksesan sautu even besar hanya bertumpuh pada dana yang digunakan dan infrastruktur yang telah ada. Sebenarnya ada faktor lain yang tidal kalah penting yaitu faktor keamanan khusunya dalam hal kerukunan masyarakat tempat dilaksanakanya even tersebut.

    Sekretaris Daerah (Sekda) Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Pemprov Sumsel) Mukti Sulaiman mengharapkan adanya hubungan yang harmonis di masyarkat terutama antar pemeluk agama agar even besar Asian Games dapat berjalan dengan baik khusunya bagi para pemuda atau kalangan mahasiswa di Sumsel.

    “Kami meminta kerja sama untuk membantu Sumsel, contohnya seperti menjaga keamanan terutama hal yang dapat menimbulkan gesekan antar etnis ataupun agama,” tutur Mukti Sulaiman pada Penandatanganan Irar Kerukunan Pemuda Antar Umat Beragama: Orasi Kebangsaan, Bela Negara Mengantisipasi Paham Radikalisme, serta mendukung Asian Games dalam rangka Harla Nadatul Ulama (NU) ke-90 di Aula Lantai III DPRD Prov Sumsel.

    Lanjut Ia mengukapkan bahwa, kemajuan sautu daerah tidak lepas dari peranan pemudanya. “Dengan pemuda yang rukun Insya’Allah Sumsel akan menjadi Provinsi yang maju dan kuat,” ujarnya.

    Ditambahkanya, Pemerintah juga sangat mendukung pemuda terutama dalam hal pendidikan seperti program sekolah gratis bagi Program Studi/Jurusan yang memiliki akreditasi Amat Baik dari Universitas Negeri maupun Swasta.

    “Gubernur Sumsel tidak segan-segan mengelontorkan dana untuk pemuda seperti program kuliah gratis yang telah diluncurkan oleh Pemprov Sumsel,” tegasnya.

    Sementara itu, Tokoh Pemuda Kerukukan Antar Umat Beragama Hendri Zainuddin mengutarakan bahwa pemuda selalu mendukung penuh Pemerintah demi kemajuan Sumsel. “Kami mendukung semua hal yang dilakukan oleh pemerintah terutama dalam hal pembangunan infrastruktur dan suksenya Asian Games 2018 mandatang,” kata Dia.

    Ketua Pengurus Wilayah NU Amir Siregar mengapresiasi atas kerukunan antar umat beragama di Sumsel karena sejauh ini belum pernah ada kasus pertikaian antar etnis tau agama.

    “Kami mengapresiasi kepada Pemerintah dan Masyarakat Sumsel karena Sumsel dikenal dengan Zero Conflict atau angka indeks nol (0) dari suatu kasus konfilk antar etnis dan agama,” terang Amir Siregar.(relis humas pemprov sumsel)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com