• Enam Desa Teweh Baru Terendam Banjir Kiriman

    0

    Muara Teweh, jurnalsumatra.com- Sedikitnya enam desa di wilayah Kacamatan Teweh Baru Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah masih terendam bencana alam banjir akibat meluapnya Sungai Teweh (anak Sungai Barito).
    “Banjir ini dipastikan merendam ratusan rumah warga dienan desa yang berada di bataran Sungai Teweh,” kata Camat Teweh Baru Ajirni ketika dihubungi melalui telepon dan sedang melakukan pemantauan banjir di desa Sabuh, Sabtu.
    Paling parah diterjang banjir ini adalah desa Sabuh dan Dusun Malateken dengan ketinggian banjir sekitar 1-3 meter, bahkan sebagian warga lima rukun tetangga (RT) itu kini mengungsi ke tempat yang tinggi dengan membangun tenda darurat.
    Akibat bencana alam banjir sekitar 200-an rumah warga desa Sabuh terendam banjir. Selain itu satu masjid dan tiga mushalla serta dua sekolah yakni SMP dan SD desa digenangi air.
    “Banjir juga menerjang dua unit rumah yang terancam roboh akibat longsor di bataran sungai,” kata Ajirni didampingi Penjabat Kepala Desa Sabuh, Wepi Pebria Irama.
    Banjir kiriman dari hulu Sungai Teweh yang sempat menerjang delapan desa di Kecamatan Teweh Timur yang kini sudah surut juga merendam desa lainnya di Kecamatan Teweh Baru diantaranya selain Desa Sabuh juga Liang Naga, Hajak, Liang Buah, Panaen dan Gandring.
    “Sampai saat ini jumlah rumah yang terendam banjir di enamk desa itu sedang kami data dan warga korban banjir membutuhkan makanan dan lainnya,” kata dia.
    Camat Teweh Baru mengatakan, saat ini pihaknya masih menunggu bantuan dari pemerintah daerh yang di kirim melalui Sungai Teweh saat ini sedang dalam perjalanan di bawa personil Badan Penanggulangan Bencana Daerah.
    “Kita harapkan banjir kiriman ini segera surut sehingga aktivitas masyarakat kembali normal,” katanya.(anjas)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com