• Empat Kabupaten Jadi Kawasan Strategis Parwisata Nasional

    0

         Kupang, jurnalsumatra.com – Empat kabupaten di  Nusa Tenggara Timur  akan ditetapkan sebagai kawasan strategis pariwisata nasional.
    Empat kabupaten itu adalah Kabupaten Alor-Kalabahi dan sekitarnya, Ende-Kelimutu dan sekitarnya, Nembrala- Rote Ndao dan sekitarnya dan Waikabubak-Manupeh Tanah Daru dan sekitarnya, kata Sekretaris Dinas Pariwisata NTT Wely Rohimone kepada Antara di Kupang, Sabtu, terkait pengembangan sektor pariwisata NTT.
    “Pada 2016 ini, sudah ada alokasi anggaran dari APBN untuk Penyusunan Rencana Induk dan Rencana Detail Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN), pada empat kabupaten ini,” kata Wely Rohimone.
    Penyusunan Rencana Induk dan Rencana Detail Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) itu, untuk menjadi dasar bagi pemerintah pusat untuk menetapkan KSPN di NTT, katanya.
    Menurut dia, kawasan wisata di provinsi berbasis kepulauan ini akan ditata menjadi lebih luas, bisa meliputi beberapa kabupaten.
    Kawasan pariwisata Ende misalnya, ada keterkaitannya dengan kawasan pariwisata Sikka dan Flores Timur. Kabupaten Alor terkait dengan Lembata dan Adonara serta pulau-pulau sekitar.
    Kawasan pariwisata Kabupaten Rote Ndao terkait dengan Kota Kupang, Kabupaten Kupang, TTS, TTU dan Belu.
    “Semuanya nanti akan fokus pada daya dukung ikon pada setiap daerah,” katanya.
    Dia menambahkan, manfaat dari rencana induk dan detail KSPN adalah terumuskannya destinasi pariwisata yang meliputi daya tarik, aksesbilitas, prasarana umum, fasilitas umum, fasilitas pariwisata, pemberdayaan masyarakat dan investasi pendukung.
    Selain itu, pemasaran pariwisata yang meliputi pasar (market), pencitraan dan kemitraan.
    Manfaat lain yang tidak kalah penting adalah terumuskannya industri pariwisata yang meliputi, struktur industri pariwisata, daya saing produk pariwisata, kemitraan usaha pariwisata, kredibilitas bisnis dan tanggung jawab terhadap lingkungan alam dan social budaya.
    Serta terumuskannya kelembagaan pariwisata, baik secara pengorganisasian dan dukungan sumber daya manusia, katanya menjelaskan.(anjas)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com