• DKP Lebak Ajak Warga Budayakan Makan Ikan

    0

         Lebak, jurnalsumatra.com – Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Lebak, Banten, mengajak warga untuk membudayakan gemar makan ikan karena memiliki kandungan gizi dan protein cukup tinggi.
    “Kami minta masyarakat membudayakan makan ikan tawar maupun ikan laut,” kata Kepala Bidang Produksi Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Lebak, Dadang Lesmana, di Lebak, Sabtu.
    Mengkonsumsi makanan ikan sangat baik untuk perkembangan otak anak dan dapat membantu pengusaha lokal yang bergerak di bidang perikanan.
    Saat ini, pengusaha ikan di Kabupaten Lebak tumbuh dengan banyak peternak budidaya ikan tawar. Bahkan, mereka peternak ikan tawar mampu memasok pasar lokal, seperti ikan mas, lele dan gurame.

         Selain itu juga mereka para nelayan terus meningkatkan produksi ikan tangkapan diantaranya tongkol, kakap, cumi, tuna, kue, layur dan lainnya.
    Disamping itu juga banyak pengusaha kerajinan ikan, seperti baso ikan, kerupuk ikan dan baso ikan.
    “Kami berharap masyarakat membudayakan makanan ikan karena produksi cukup melimpah,” katanya menjelaskan.
    Menurut dia, kelebihan gemar memakan ikan dapat menumbuhkan orang pintar juga membantu pengusaha kerajinan ikan di Kabupaten Lebak.
    Hal itu juga dikenal orang-orang Jepang sangat pintar karena mereka kebanyakan mengkonsumsi makan ikan.
    Karena itu, pihaknya mengimbau masyarakat agar gemar makan ikan juga bagian dari upaya  mendukung program Menteri Kelautan dan Perikanan ibu Susi Pudjiastuti. “Kami yakin makan ikan manfaatnya cukup besar bagi perkembangan otak maupun pertumbuhan badan,” katanya.

         Ia mengatakan, pihaknya terus mengoptimalkan pembinaan terhadap kelompok pembudidaya ikan tawar.
    Saat ini, kelompok budi daya ikan tawar tercatat 219 kelompok juga 345 unit pembenihan rakyat (UPR) tersebar di 28 kecamatan.
    Selain itu mereka peternak wajib menggunakan benih varietas unggul karena tahan terhadap serangan penyakit juga produksinya cukup bagus.
    “Kami terus melakukan pembinaan maupun pengembangan terhadap kelompok usaha budi daya ikan tawar untuk meningkatkan pendapatan ekonomi masyarakat,” katanya.
    Seorang pembudidaya ikan tawar, Udin, warga Kecamatan Maja mengaku setiap pekan memasok ikan lele untuk pedagang pecel lele di Lebak dan Serang sebanyak 10 ton/Minggu.
    “Kami sudah dua tahun bisnis usaha ikan lele hingga kini masih bertahan karena dapat pembinaan dari pemerintah daerah itu,” ujarnya.(anjas)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com