• Diduga Sinder PTPN7 Cinta Manis “mainkan”upah BHL

    0

    INDRALAYA, jurnalsumatra.com – Diduga Sinder atau Asisten Pabrik Gula PTPN7 Cinta Manis telah memanfaatkan Buruh Harian Lepas (BHL) demi meraup keuntungan dengan cara menekan harga upah karyawan dari borongan diupah dengan harian yang tidak sesuai standar.

    Salah satu pekerja/buruh SL (39) warga Desa ketiau ketika dikonfirmasi terkait upah mengatakan bahwa hampir ratusan pekerja harian lepas dipabrik gula cinta manis ini diberi upah Rp. 25.000 sampai Rp.35.000 per hari kalau masalah cukup atau tidak cukup kami menerima saja, karena kami butuh pekerjaan dan uang untuk biaya hidup sehari hari.

    “memang benar pak kita pekerja harian lepas dipabrik gula cinta manis ini diberi upah Rp. 25.000 sampai Rp.35.000 per hari kalau masalah cukup atau tidak cukup kami menerima saja, karena kami butuh pekerjaan dan uang untuk biaya hidup sehari hari, jadi apa boleh buat. Dan Kami minta perjuangkan nasib kami ini pak kalau bisa kami ingin kejelasan dan hak-hak kami sebagai karyawan buruh harian lepas,mengingat kebutuhan hidup sekarang ini sangat sulit,”Imbuhnya.

    Sementara itu salah satu mandor yang tidak ingin disebutkan namanya ketika dikonfirmasi terkait masalah upah ,membenarkan hal tersebut.

    “Berdasarkan perintah oleh PTPN7 Pabrik Gula Cinta Manis mengatakan bahwa pengelolaan lahan Perkebunan Tebu tersebut berupa Grosokan dan geletek (Membersihkan daun tebu dan hama tebu) itu di Borongkan Rp.300.000 per Hk namun Sinder/Asisten mengupahkanya dengan cara mencari buruh harian lepas seharga Rp. 25.000 sampai Rp. 35.000 per hari” Ujarnya.

    Ditambahkannya, “Upah ini sangat tidak sesuai karena para pekerja mulai kerja mulai pukul 08.00 WIB hingga pukul 16.00 WIB dan kesejahteraan buru harian ini sangat tertindas oleh Oknum Sinder/Asisten yang hanya mementingkan diri sendiri dan menyalahgunakan jabatanya” Tambahnya.

    Terpisah, Padlan yang menjabat senagai Sinder/Asisten ketika dikonfirmasi via seluler  dengan Nomer 0813 6171 xxxx tidak diangkat dan di SMS juga tidak dibalas hingga berita ini diturunkan. (Edi)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com