• Desak Bayar Pesangon dan Upah, Karyawan Unjuk Rasa

    0
    Desak Bayar Pesangon dan Upah, Karyawan Unjuk Rasa

    Desak Bayar Pesangon dan Upah, Karyawan Unjuk Rasa

    Lahat, jurnalsumatra.com – Diperkirakan sedikitnya 300 orang karyawan dari PT SBWP/ATP, PT KSM, BJS, PIM, PT Lematang, yang tergabung di Serikat Buruh Seluruh Indonesia (SBSI), serta sejumlah perwakilan SBSI Cabang Lahat, mendatangi Kantor Pemerintahan Daerah (Pemda) Kabupaten Lahat, guna menyampaikan aspirasi mereka.

    Ratusan massa ini, menyambangi Pemkab Lahat, sekitar pukul 10.15 WIB, Selasa (22/3).  Dalam orasinya, mereka mendesak agar persangon dan uang upah segera dibayar oleh pihak perusahaan.

    “Untuk itu, kami ingin pemerintah peduli dengan penderitaan yang saat ini kami rasakan. Sebab, selama ini karyawan di beberapa perusahaan selalu mendapat tindakan yang semena mena dari pihak perusahaan,” ujar Ketua DPC SBSI Lahat, Herwinsyah didampingi Letua Korwil SBSI Sumsel Ramlianto.

    Selain itu, Ketua DPC SBSI Lahat ini, meminta agar PT. SBWP membayar pesangon saudara Gunawan, mempekerjakan kembali pengurus SBSI yang di PHK secara sepihak, membayar kekurangan upah pokok pada 2013 maupun 2014 silam.

    “Perlakukan managemen perusahaan telah kelewatan dan kami harap pemerintah dapat memberikan teguran dan sangsi tegas terhadap perusahaaan yang semaunya saja terhadap karyawan ini,” ulasnya.

    Massa juga mendesak Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Lahat, agar segera memeriksa jam kerja yang tidak sesuai dengan upah yang mereka terima. Serta mendesak Direktur PT SBWP segera memecat Salman, selaku Kabag HRD.

    “Mengapa kami sampaikan ini, sebab dialah biang dari semua tindakan perusahaan yang selalu menindas para karyawan yang ada selama ini,” katanya.

    Para pendemo baru mendapat respon dari pihak pemeintah diterima Asisten IV, setelah massa melakukan orasi selama kurang lebih 2 jam. Dikawal ketat oleh pihak kepolisian, Pol-PP dan pihak TNI. Dalam urun rembuk tersebut, sebanyak 5 orang perwakilan dari sejumlah perusahaan. Bersama pihak kepolisian dan Camat Merapi Barat, yang diajak berdialog dengan Asisten IV, guna dicarikan jalan keluarnya.

    Bupati Lahat, H Saifudin Aswari Rivai SE melalui Asisten IV, Drs H Iskandar Msi mengungkapkan, bahwa pemerintah siap menerima menampung dan mencarikan jalan keluar bagi permasalahan yang dihadapai oleh mantan karyawan, yang di mediasi oleh pihak SBSI.

    “Tentunya kami siap memfasiitasi bahkan memanggil perusahaan bersangkutan sehubugan dengan aksi demo dalam mencari formulasi terbaik,” ucapnya.

    Dijelaskannya, kedepan pihak pemerintah melalui dinas tenaga kerja akan memberikan teguran secara tertulis, dan apa yang dihasilkan dalam rapat tersebut. Iskandar akan melaporkannya kepada Bupati Lahat.

    “Oleh karena itu, kami harap rekan rekan dari SBSI, maupun karyawan. Supaya bersabar, nanti kita akan layangkan surat ke pihak perusahaan terkait, supaya segera merealisasikan tuntutan yang di sampaikan. Yang jelas nanti saya akan laporkan dulu hasil pertemuan ini dengan Pak Bupati,” ucap Iskandar, kemarin. (Din)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com