• BNNK dan Polres OI Razia

    0

    INDRALAYA, Jurnal Sumatra- Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Ogan Ilir bersama Polres Ogan Ilir, Pol PP serta anggota TNI, melakukan razia disejumlah kos-kosan di Kota Indralaya dan juga di sebuah kafe dan tempat karaoke di Desa Lorok, Kecamatan Indralaya, Kabupaten Ogan Ilir (OI), Senin (28/03/2016), sekitar pukul 21.00 WIB.

    Berdasarkan Informasi, petugas gabungan terlebih dahulu menyusir sejumlah kos-kosan di Jalan Sarjana, Kota Indralaya. Kemudian Petugas menyisir satu persatu kamar kost yang mayoritas dihuni oleh mahasiswa

    Dalam Razia tersebut Petugas sempat mengamankan seorang mahasiswa lantaran menyimpan berbagai macam obat. Namun setelah diperiksa, mahasiswa tersebut memiliki riwayat kesehatan. Satnarkoba juga mengamankan satu tersangka dengan barang bukti 5 paket sabu dan ekstasi di Hotel Indrasari, Jalintim Palembang-Indralaya.

    Selain itu dalam razia ini juga petugas mengamankan satu penghuni kost inisial HE (25), yang berprofesi sebagai sales positif menggunakan sabu setelah dilakukan tes urine di lokasi razia.

    Petugas lalu mengumpulkan seluruh penghuni kost dan dilakukan tes urine yang disediakan oleh BNNK OI. Hasilnya, penghuni negatif setelah dilakukan tes urine. Namun, salah satu mahasiswa urinenya positif, tapi bukan mengandung narkoba, melainkan sering mengkonsumsi obat lantaran memiliki riwayat penyakit.

    Kapolres OI AKBP Denny Y Putro melalui Wakapolres Kompol Efri Tambunan didampingi Kepala BNNK Marsulin mengatakan, giat tersebut  dalam rangka memerangi narkoba dibeberapa titik yang disinyalir sebagai peredaran dan penggunaan narkoba.

    ” Kita sudah menyisir kos-kosan di Kota Indralaya. Kemudian kita juga menangkap satu tersangka WE, di Hotel Indrasari, Jalintim Palembang-Indralaya, barang bukti 5 satu paket sabu dan puluhan ekstasi,” Ujarnya.

    Sementara itu, Kepala BNNK OI Marsulin menambahkan, razia tersebut akan rutin dilakukan dibeberapa titik yang disinyalir sebagai sarang narkoba.

    “Ya Pasti akan dilakukan secara rutin, nanti akan kita razia lagi,” Imbuhnya.

    Selain tempat kos-kosan, petugas dari BNNK dan Polres OI melakukan razia disebuah kafe dan juga tempat karaoke yang berada di Desa Lorok. Hasilnya delapan wanita yang diduga sebagai Pekerja Seks Komersial (PSK), yang biasa mangkal di kafe tersebut kocar-kacir melihat kedatangan petugas. (Edi)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com