• BMKG: Sumsel Berawan Dan Berpeluang Hujan Sedang

    0

         Palembang, jurnalsumatra.com – Kondisi cuaca di wilayah Provinsi Sumatera Selatan dengan 17 kabupaten dan kota diprakirakan oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika akan berawan hingga berpeluang hujan dengan intensitas curah hujan sedang.
    “Berdasarkan pengamatan melalui satelit, kondisi cuaca satu kota di Sumsel berawan, 11 kota hujan ringan, dan lima kota lainnya berpeluang hujan dengan intensitas sedang,” kata Kepala Seksi Data dan Informasi Stasiun Klimatologi Kenten BMKG Sumsel Indra Purnama, di Palembang, Selasa.

         Menurut dia, satu kota yang kondisi cuacanya diprakirakan berawan yakni Lubuklinggau dengan suhu udara berkisar 21-31 derajat Celsius, kelembaban udara berkisar 63-98 persen, kecepatan angin sekitar 15 km/jam dan arah angin menuju utara.
    Kemudian 11 kota yang diprakirakan berpeluang hujan ringan, yakni Baturaja, Muaraenim, Pali, Lahat, Musirawas, Musirawas Utara, Sekayu, Tebingtinggi, Palembang, Pagaralam, dan Prabumulih.

         Kota yang diprakirakan hujan ringan itu memiliki suhu udara berkisar 22-32 derajat Celsius, kelembaban udara berkisar 56-98 persen, kecepatan angin sekitar 15 km/jam dengan arah angin sebagian besar menuju utara kecuali Kota Sekayu arah angin menuju timur laut.
    Sedangkan lima kota lainnya yang diprakirakan berpeluang hujan sedang, yakni Kayu Agung, Pangkalanbalai, Martapura, Muaradua, dan Indralaya.

         Kota yang diprakirakan hujan sedang itu memiliki suhu udara berkisar 24-32 derajat Celsius, kelembaban udara berkisar 56-98 persen, kecepatan angin sekitar 15 km/jam dengan arah angin seluruhnya menuju utara.
    Meihat kondisi cuaca pada Maret 2016 ini masih sering terdapat hujan dengan intensitas ringan hingga sedang, masyarakat yang berada di daerah rawan bencana banjir dan tanah longsor diimbau BMKG setempat untuk meningkatkan kewaspadaan kemungkinan terjadi dampak negatif musim hujan seperti dialami sejumlah daerah.
    BMKG menyatakan potensi banjir dapat terjadi di Kota Palembang, dan daerah lain di sekitar aliran sungai, seperti Muaraenim, Empat Lawang, Musirawas, Lahat, Musirawas Utara, Musi Banyuasin, Banyuasin, dan Ogan Ilir.

         Sedangkan bencana tanah longsor berpotensi terjadi di bagian barat Sumatera Selatan, yakni Lahat, Pagaralam, Empat Lawang, Musirawas, Ogan Komering Ulu Selatan, serta sebagian Ogan Komering Ulu dan Muaraenim, ujar Indra lagi.
    Kepala Dinas Sosial Sumatera Selatan Apriyadi menambahkan, menghadapi puncak musim hujan sekarang ini pihaknya meningkatkan kesiapsiagaan 759 sukarelawan Taruna Siaga Bencana (Tagana) untuk membantu masyarakat jika terjadi bencana banjir dan tanah longsor.

         Kesiapsiagaan yang tinggi ketika terjadi bencana banjir dan longsor di sejumlah daerah rawan bencana tersebut, beberapa waktu lalu sukarelawan Tagana cepat turun ke lokasi bencana membantu masyarakat yang daerahnya mengalami bencana banjir dan tanah longsor.
    Sukarelawan Tagana berperan aktif membantu mengevakuasi masyarakat dan mendistribusikan bantuan makanan ketika banjir melanda kawasan permukiman penduduk di wilayah Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (Pali), Musirawas, dan Musi Banyuasin dalam sepekan terakhir, ujar Apriyadi.(anjas)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com