• Badan Usaha Tunggak Iuran JKN Rp3,8 Miliar

    0

         Kudus, jurnalsumatra.com – Nilai tunggakan iuran peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) untuk badan usaha di wilayah kerja Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Cabang Utama Kudus, Jawa Tengah, untuk tagihan bulan Februari 2016 mencapai Rp3,8 miliar.
    “Sementara iuran yang kami terima dari sejumlah badan usaha yang diperuntukkan untuk pekerjanya sebagai peserta JKN sebesar Rp23,1 miliar,” kata Kepala BPJS Kesehatan Kantor Cabang Utama Kudus Agus Purwono melalui Kepala Unit Hukum, Komunikasi Publik dan Kepatuhan Guna Setiawan di Kudus, Selasa.
    Adapun total iuran yang seharusnya diterima setiap bulannya, kata dia, mencapai 26,9 miliar.
    Dengan demikian, kata dia, tingkat pembayaran iuran JKN sementara ini mencapai 86,24 persen.
    Iuran tersebut, kata dia, diterima dari 1.174 badan usaha yang tersebar di tiga kabupaten, yakni Kabupaten Kudus, Kabupaten Jepara, dan Kabupaten Grobogan.
    Jumlah perusahaan terbanyak, kata dia, di Kabupaten Kudus.
    Sementara jumlah total perusahaan yang ada di tiga kabupaten tersebut, diperkirakan mencapai 1.411 perusahaan dengan berbagai skala.
    Guna memastikan jumlah perusahaan tersebut, kata dia, dalam waktu dekat akan dilakukan verifikasi karena karyawannya harus segera didaftarkan sebagai peserta JKN.
    Perusahaan rokok besar yang ada di Kabupaten Kudus, kata dia, hampir semuanya mendaftarkan karyawannya sebagai peserta JKN.
    Dalam rangka meningkatkan kepatuhan dalam membayarkan iuran tepat waktu, kata dia, BPJS Kesehatan selalu berupaya mengingatkan mereka, baik melalui surat maupun email.
    Beberapa badan usaha, kata dia, memang ada yang belum tertib dalam membayarkan iuran JKN sehingga perlu ada upaya pendekatan agar lebih tertib.
    “Kami juga mencatat ada badan usaha yang terlambat membayarkan iuran JKN hingga tiga bulan,” ujarnya.
    Padahal, lanjut dia, sanksinya terhadap karyawan yang menjadi peserta JKN berupa penonaktifan kepesertaannya, sehingga kartu JKN tidak bisa dimanfaatkan sebelum ada pelunasan.
    Peserta JKN yang menunggak iuran, setiap bulannya akan dikenai denda 2 persen.(anjas)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com