• Aparat Selidiki Provokator Kebakaran Rutan Bengkulu

    0

    Bengkulu, jurnalsumatra.com – Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM (Kanwil Kemenkumham) Provinsi Bengkulu mengatakan aparat berwenang sedang menyelidiki adanya provokator kebakaran Rumah Tahanan Negara Malabero Kota Bengkulu, Jumat (25/3) malam.
    Kepala Divisi Permasyarakatan, Kanwil Kemkumham Provinsi Bengkulu, Sunar Agus di Bengkulu, Sabtu mengatakan selain dugaan permasalahan teknis bangunan dan kelalaian, tidak menutup kemungkinan adanya dugaan tindak pembakaran.
    “Untuk provokator nanti dilihat dari hasil penyelidikan penyelidik. Yang penting kita jalan terus untuk membersihkan barang-barang yang terlarang itu,” kata dia.
    Semua blok dari sel tahanan hangus terbakar pada malam kejadian yakni sekitar pukul 21.30 WIB. Yang masih tersisa, kata Sunar, hanya masjid, kantor dan ruang hunian.
    Usai mengevakuasi seluruh tahanan yang selamat dari kejadian kebakaran ke lembaga permasyarakatan, kata dia, aparat kepolisian langsung menyelidiki penyebab kebakaran rutan. Di sekeliling rutan diberi garis polisi.
    Kebakaran Rumah Tahanan Negara Malabero itu mengakibatkan lima korban tewas terbakar.
    Korban tewas  menempati kamar nomor tujuh blok narkoba yakni Agung Nugraha, Heru Biliantoro, Agus Purwanto, Hendra Nopiandi, dan Medi Satria.
    Jumlah seluruh narapidana dan tahanan di Rutan Malabero yakni sebanyak 259 orang, lima orang tewas terbakar, satu orang dibawa ke Badan Narkotika Nasional Provinsi Bengkulu, dan satu lagi mendapatkan perawatan.
    Sedangkan 252 tahanan lainnya dievakuasi ke Lembaga Permasyarkatan Klas 1A Bentiring Kota Bengkulu.
    Sunar memastikan tidak ada tahanan yang kabur memanfaatkan momen terbakarnya rutan.(anjas)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com