• Alumni IAI DDI POLMAN Kutuk Kekerasan Kampus

    0

    Mamuju, jurnalsumatra.com- Pengurus Ikatan Alumni Insitut Agama Islam Darud Da’wah Wal Irsyad (IAI DDI) Kabupaten Polewali Mandar Provinsii Sulawesi Barat mengutuk keras aksi kekerasan yang terjadi dalam kampus IAI DDI Polman (23/3).
    “Sebagai alumni sangat kecewa atas tindakan yang dilakukan beberapa oknum Mahasiswa STAI DDI Polman yang melakukan pengrusakan terhadap beberapa fasilitas Kampus di IAI DDI Polman, aksi mahasiswa tersebut merugikan mahasiswa itu tersendiri terlebih lagi merusak nama baik kampus,” kata Ketua Alumni IAI DDI Polman, Amiruddin SPd I di Mamuju, Sabtu.
    Ia mengatakan, alumni IAI DDI sebelumnya sudah mencium adaanya gerakan politik di internal kampus yang melibatkan Mahasiswa dalam mencapai kepentingan sesaat, dan pengrusakan yang terjadi pada tanggal di kampus, adalah suatu sikap yang tidak mencerminkan karakter orang DDI.
    “Kami harap rektor mengevaluasi internal kampus dan memberi sanksi yang tegas terhadap oknum Mahasiswa, Dosen dan pejabat Dalam kampus IAI yang telibat memprovokasi kerusuhan yang tejadi dalam kampus dan mengutuk Aksi mahasiswa yang melakukan kekerasan dan meminta kepada Rektor agar tetap membawa persoalan ini keranah Hukum,” katanya.
    Sebelumnya unjuk rasa puluhan mahasiswa IAI DDI Polman, ricuh, sekitar 18 orang demonstran ditangkap aparat kepolisian karena ikut terlibat dalam aksi perusakan gedung rektorat.
    Aksi itu dipicu karena mahasiswa menuntut Rektor IAI DDI Polman Anwar Sewang dicopot dari jabatannya karena menganggap Anwar Sewang tidak efektif dan tidak maksimal menjalankan tugas selama beberapa periode dan rangkap jabatan di sejumlah tempat.
    Anwar Sewang ditunding selain menjadi dosen di salah satu perguruan tinggi di Pare-pare, Anwar juga menjadi rektor sekaligus ketua yayasan, hingga kinerjanya dinilai tidak efektif memimpin IAI DDI Polman.
    Mahasiswa juga mempertanyakan pemanfaatan uang gedung yang harus dibayarkan mahasiswa setiap tahu di IAI DDI Polman karena dinilai tidak ada pembangunan fisik di kampus tersebut.
    Tindakan mahasiswa ketika melakukan demonstrasi dengan melempari gedung rektorat menggunakan batu sehinga kaca-kaca jendela gedung rektorat berhamburan di lantai.
    Kepala Polres Polewali Mandar Ajun Komisaris Besar Polisi Agoeng Adi Kurniawan meminta kepada rektorat untuk segera menyelesaikan permasalahan internal ini agar aksi serupa tidak berulang.(anjas)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com