• Alex : Percepat Akses Keuangan Daerah

    0
    Alex : Percepat Akses Keuangan Daerah

    Alex : Percepat Akses Keuangan Daerah

    PALEMBANG, jurnalsumatra.com – Dalam mempercepat akses keuangan daerah dalam hal ini Gubernur Provinsi Sumsel Ir H Alex Noerdin melantik pengurus Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Provinsi Sumatera Selatan.

    Dengan dilantinknya kepengurusan Keuangan daerah agar dapat mempercepat segala askes keuangan daerah di tengah melimpahnya potensi yang dapat dikembangkan di wilayah Provinsi Sumatera Selatan.

    Dalam kesempatan tersebut, Alex berharap, dengan dibentuknya TPAKD Sumsel ini akses untuk keuangan daerah dipercepat. “Lebar spektrumnya, pokoknya apa saja yang menyangkut keuangan daerah dilakukan,” pungkas Alex.

    Alex menambahkan melimpahnya Banyak peluang investasi di sumsel, 3 hari lalu saya bersama Menteri ESDM ke TAA, PALI, dan Kota Prabumulih. Permintaan saya kepada presiden beberapa bulan lalu. Indonesia akan membangun 4 kilang minyak dengan kapasitas 3 ribu barel perhari, ada 400 barel per hari ada 500 barel perhari. 2 kilang minyak sudah di tentukan lokasinya di Bontang dan Tuban. Saya minta satu di Sumsel,” ungkap Gubernur Sumsel, Alex Noerdin di Griya Agung, Rabu (23/3/2016).

    Dia menambahkan, sejak jaman Belanda Sumber Daya Alam (SDA) Sumsel sudah di eksploitasi habis-habisan. Sehingga, sekarang menyisakan kilang minyak yang sudah tua, uzur, dan Sungai Musi tersedimentasi, sehingga kapal besar tidak bisa masuk.

    “Saya mengajukan kepada Presiden untuk membangun kilang minyak di Provinsi Sumsel karna disumsel ini sudah sejak zaman belanda dan sumsel minta dibangunkan di tanjung Api-api,”paparnya

    Dia menambahkan, posisi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Api-Api (TAA) sangat strategis. Selain dekat dengan Singapura, juga dekat dengan pasar terbesar dalam negeri yakni Pulau Jawa. Sehingg tidak ada KEK yang lokasinya se-strategis seperti KEK TAA dan Pelabuhan Laut Dalam Tanjung Carat.

    “Sumael merupakan provinsi yang sangat besar peluang investasinya Ini investasi luar biasa, peluang OJK. Kalau tidak mau ketinggalan pasang ancang-ancang, setidaknya pasang kantor di KEK TAA, dan di Deep Sea Port, tidak ketinggalan juga swasta nasional mari berlomba-lomba jangan sampai ketinggalan,” terangnya.

    Menurutnya, banyaknya negara luar yang melirik sumsel banyak kondisi yang sangat berpengaruh dengan minat dari para investor untuk menanamkan investasinya di Sumsel.

    “Pertama dan minta dukungan semua, bukan hanya dari sisi jasa keuangan. Sumsel dari dulu sampai kedepan tidak ada atau belum pernah terjadi kerusuhan antar etnis dan umat beragama. Terima kasih kepada Polri dan masyarakat. (Kerukunan antar etnis dan umat beragama) Itu merupakan syarat pertama dan utama untuk investasi. Kedua adalah infrastruktur. Selanjutnya perlu dikenal, dan kita mengambilnya sejak SEA Games 2011,” ungkapnya.(yuyun)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com