• 2017 OKI Fokus Tuntaskan Infrastruktur dan Pertanian

    0

    2017 OKI Fokus Tuntaskan Infrastruktur dan PertanianKayuagung, jurnalsumatra.com —Menuntaskan pembangunan dari desa serta meningkatkan produksi pertanian menjadi agenda pembangunan Ogan Komering Ilir di tahun 2017. Agenda besar tersebut dibahas dalam Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) membahas rencana kerja pemerintah daerah tahun 2017 di Aula Kantor Bappeda OKI, Rabu (22/3).

    Ada enam agenda penting yang diminta oleh Bupati OKI, Iskandar kepada setiap SKPD, camat  di jajaranya antara lain, Menyediakan Infrastruktur Akses Transportasi Perdesaan Pendukung Pengembangan Produksi Pertanian, Perkebunan, Peternakan, Perikanan dan Industri Kecil; Meningkatkan Kualitas Sumber Daya Manusia, Melalui Peningkatan Pemberdayaan Masyarakat/Pembinaan Kelompok Tani, Kebun, Ternak, Nelayan, Industri Kecil, Koperasi, Pemuda dan Lembaga Fungsional dalam Masyarakat; Meningkatkan Akses Pendidikan Dasar,Kesehatan, Air Bersih, Sanitasi, Ketenaga Listrikan Dan Telekomunikasi; Mengefektifkan Program dan Kegiatan Penanggulangan Kemiskinan;  Menciptakan Nilai Tambah Dan Pendapatan Dari Hasil Produk Pertanian, Perkebunan, Peternakan, Dan Perikanan serta Meberikan akses permodalan bagi UMKM, manajemen usaha dan  teknologi.

    “Prioritaskan Sesuai aspirasi masyarakat yang disampaikan dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) di tingkat desa di tingkat  kecamatan sehingga perencanaan yang dibuat berdasarkan penilaian kebutuhan masyarakat” pungkas Iskandar.

    Peningkatan produksi pertanian di OKI sangat penting menurut Iskandar karena sektor ini merupakan pendapatan utama masyarakat.

    “angka kemiskinan kita menurun seiring dengan meningkatnya produktifitas pertanian kalau kita tingkatkan lagi maka kesejahteraan masyarakat bisa kita naikkan” pungkasnya.

    Untuk itu orang nomor satu di Bumi bende Seguguk ini berkomitmen meningkatkan produksi padi di Kabupaten OKI.

    “Targetnya 3 besar nasional itu tujuan kita” ungkap Iskandar Optimis.

    Forum SKPD ini harap Iskandar betul-betul mengakomodir kebutuhan masyarakat sesuai dengan yang tertuang dalam RPJMD.

    Sementara itu Kepala Bappeda Kabupaten OKI, Makruf CM, S. IP memaparkan beberapa capaian pembangunan OKI dalam kurun waktu 2 tahun antara lain,

    Dibidang infrastruktur pemerintah setempat telah membangun 330,398 Km jalan poros desa, 934, 38 Km jalan peningkatan jalan Kabupaten, 150,96 Km jaringan listrik desa, 1.078 unit jaringan air bersih untuk masyarakat. Dibidang pendidikan Pemkab OKI sudah menunataskan program 1 desa 1 Paud dengan membangun 60 Paud pada tahun ini, dibidang kesehatan menyisakan 4 desa lagi yang belum memiliki poskesdes, dibidang pertanian, sejak tahun 2014 produksi padi sudah mencapai 2.043.512 ton dan target Bupati OKI produksi padi OKI menjadi 3 besar nasional.

    Sejumlah capaian juga disampaikan makruf antara lain meningkatnya angka IPM masyarakat OKI pada tahun 2014 yakni 63, 87 dari tahun 2013 sebesar 63,82. Angka kemiskinan juga mengalami penurunan dari 15.82 menjadi 15.30 persen meskipun jumlah penduduk miskin di OKI masih cukup tinggi.

    “Tingkat kemiskinan mengalami penurunan yang disertai dengan penurunan jumlah penduduk miskin secara absolut. Tahun 2014, kemiskinan turun sebesar 0,52% atau sekitar 2.200 jiwa” Ungkapnya.

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com