• Warga Tidak Hiraukan Walikota Lakukan Pembersihan

    0
    Warga Tidak Hiraukan Walikota Pagaralam Lakukan Pembersihan

    Warga Tidak Hiraukan Walikota Pagaralam Lakukan Pembersihan

    ‪PAGARALAM, jurnalsumatra.com – Walikota Pagaralam Hj Ida Fitriati beberapa hari terakhir ini giat melakukan pembersihan dibeberapa kawasan di Kota Pagaralam. Kegiatan tersebut dilakukan untuk mengantisipasi banjir. Pasalnya saat ini sedang musim hujan.

    ‪Namun aksi pembersihan yang dilakukan Walikota tersebut tidak direspon fositif oleh sejumlah warga. Hal tersebut tampak dari tidak pedulinya warga saat melihat Walikota melakukan pembersihan didepan rumahnya. Bahkan warga hanya melihat saja saat walikota melakukan pembersihan. Warga menganggap keanehan dengan kelakuan tersebut, sebab Walikota sebelumnya dan ketika Ida masih menjadi wakil Walikota tidak pernah berbuat seperti itu.

    Warga hanya bergumam ikut ikutan trend walikota lain yang kini sedang membuat pencitraan kerakyatan untuk mencari dukungan pemilihan kepala daerah yang akan datang.

    ‪Walikota bersama sejumlah Petugas Pemadam Kebakaran (PBK) melakukan pembersihan dikawasan Simpang Padang Karet hingga kawasan Simpang Manna. Kebersihan dilakukan disaluran SPAL yang ada disepanjang jalan tersebut.

    Nnamun Walikota Pagaralam, Hj Ida Fitriati mengatakan, kesadaran bergotong royong dan peduli dengan kebersihan masyarakat Pagaralam masih sangat rendah. Hal tersebut terlihat dari ketidak pedulian warga saat ada petugas yang melakukan pemberaihan didepan rumah mereka.

    ‪”Warga hanya melihat saja saat kami melakukan pembersihan bukan ikut menolong. Ini bukti bahwa kepedulian akan kebersihan masyarakat Pagaralam masih sangat rendah,” ujarnya.

    ‪Walikota Pagaralam dengan dibantu oleh Satgas BPBD, PBK, Dinas Kebersihan, Dishubkominfo, SatPol-PP, dan Kecamatan Pagar Alam Selatan kembali bergotong-royong melakukan pembersihan disepanjang jalan mulai dari jembatan Tinggi Hari-Talang Kelapa Pagaralam Selatan juga pada, Sabtu, (13/2). ‪”Pembersihan akan terus dilakukan, utamanya di jalan-jalan protokol Kota Pagaralam,” katanya.

    ‪Siring yang tersumbat sampah dapat mendatangkan penyakit, apalagi musim hujan air akan meluap dan menyebabkan banjir. Peran serta masyarakat sangat diharapkan untuk ikut andil dalam pembersihan, minimal dimulai dari pekarangan rumah masing-masing. ‪”Seharusnya jangan hanya pemerintah saja yang pedulu, masyarakat juga harua ikut peduli,” kata dia. (Asa)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com