• Warga Bandarlampung Minta Pos Polisi Dioptimalkan

    0

        Bandarlampung, jurnalsumatra.com – Sejumlah warga Kota Bandarlampung minta kepada Kapolda Lampung Brigjen Ike Edwin agar pihak kepolisian dapat mengoptimalkan fungsi pos polisi di Jalan Zainal Abidin Pagar Alam (Gang PU) Kota Bandarlampung.
    “Pos polisi di Gang PU itu sudah lama tidak ada personel polisi yang melakukan penjagaan, padahal lokasi tersebut sering terjadi kasus pembegalan sepeda motor,” kata Panusunan Pohan, salah satu perwakilan warga setempat, di Lapangan Saburai Bandarlampung, tempat Kapolda dan jajaran berkantor, Kamis.
    Menurut dia, di lingkungan Gang PU itu telah lama terdapat pos polisi, namun selama itu juga tidak pernah ada anggota Polri yang berjaga di pos polisi tersebut.
    “Kami berharap pak Kapolda dapat menugaskan anggota di pos polisi tersebut, mengingat kawasan itu sering terjadi tidak pidana pencurian dengan kekerasan,” katanya.
    Ia menjelaskan, beberapa waktu lalu di daerah tersebut pernah terjadi aksi pencurian dengan kekerasan, sehingga menimbulkan korban, bahkan korbannya seorang anggota TNI.
    “Atas kejadian itu, warga saat ini sangat resah dan takut kejadian itu terualang lagi,” kata dia.
    Dalam kesempatan bertemu dengan Kapolda Lampung itu, Panusunan Pohan juga memohon bantuan pembangunan pos polisi di wilayah Neglasari Kecamatan Pagelaran Kabupaten Pringsewu, karena di wilayah tersebut rawan akan terjadi tindak kejahatan.
    Kapolda Lampung Brigjen Ike Edwin menanggapi permintaan warga itu, mengatakan persoalan sebenarnya Polri tidak kekurangan personel untuk melakukan pengamanan, namun faktanya hanya kurang efektif.
    Karena itu, pihaknya akan membina anggota agar bisa meningkatkan efektivitas saat menjalankan tugas melayani, melindungi dan mengayomi masyarakat.
    “Jangan hanya bisa tidur pukul 19.00 WIB kemudian bangun pukul 06.00 WIB, atau apel selama dua jam,” tegasnya.
    Jadi, katanya, waktu yang terbuang sia-sia itu seharusnya bisa beberapa jam dimanfaatkan untuk melayani masyarakat, seperti melakukan siskamling atau memberikan pelayanan untuk membantu masyarakat.
    “Sementara ini, saya biarkan dulu, tapi lain kali tidak dan anggota harus berubah serta peduli dengan masyarakat. Jika tidak berubah juga silakan SMS, HP saya hanya satu dan nomor HP ini tidak pernah ganti selama 18 tahun, karena itu bapak jangan khawatir dan segera hubungi saya,” kata Brigjen Ike Edwin.
    Ike melanjutkan, pindah kantor di Lapangan Saburai dari Mapolda Lampung ini dilakukan untuk mengubah mindset atau pola pikir anggota kepolisian dalam melayani masyarakat.
    “Mengenai pembangunan pospol di Neglasari seperti diminta warga itu, akan diupayakan bisa dibangun,” ujar Kapolda.(anjas)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com