• WAGUB JATIM Ingatkan Pengelolaan Dana Desa

    0

    Surabaya, jurnalsumatra.com – Wakil Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf mengingatkan para sekretaris desa untuk berhati-hati mengelola dana desa agar tidak tersandung kasus yang berakibat keterlibatan hukum.
    “Dana desa cukup besar sehingga perlu hati-hati mengelolanya. Jangan sampai ketika selesai menjabat dan urusan belum selesai, malah masuk penjara,” ujarnya di sela Pembukaan Diklat Pengembangan Kapasitas SDM Sekretaris Desa di Surabaya, Senin.
    Gus Ipul, sapaan akrabnya, berharap para perangkat desa hendaknya wajib Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa, khususnya terkait dengan pengelolaan anggaran desa yang mencapai sekitar Rp1-1,5 miliar.
    Sesuai undang-undang, kata dia, tata kelola keuangan dan pertanggungjawaban dana desa tidak lagi laporan laba ruginya melibatkan arus kas masuk dan keluar.
    “Karena itu sekretaris desa dan tidak lalai, atau tergiur menyalahgunakannya. Gunakanlah anggaran sesuai tujuan untuk menyejahterakan warga,” ucapnya.
    Dianggarkannya dana untuk desa, lanjut dia, merupakan wujud nyata perhatian pemerintah sebagai penguatan peran dan wewenang desa dengan tujuan mengurangi disparitas antara perkotaan dan pedesaan.
    “Pada intinya, pemerintah memberikan kekuasaan untuk mengembalikan kejayaan desa dan memberikan kemampuan agar masyarakatnya lebih berdaya,” katanya.
    Sementara itu, pada diklat putaran pertama yang diikuti 400 orang tersebut, sekretaris desa dinilai sebagai garda terdepan sekaligus mampu menerjemahkan kebijakan kepala desa untuk kepentingan masyarakat.
    “Peran sekretaris desa hampir sama dengan peran Menteri Sekretaris Negara, yang mana harus mampu menerjemahkan segala kebijakan Presiden,” katanya.(anjas)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com