• TNI Sosialisasikan Titik Aman Kumpul Banjir Gresik

    0

         Gresik, jurnalsumatra.com – Aparat TNI dari Kodim 0817 Gresik, Jawa Timur melakukan sosialisasi kepada warga untuk mengetahui titik aman banjir di wilayah itu, karena hujan deras yang mengguyur dalam sepekan terakhir telah merendam tiga kecamatan.
    Komandan Kodim (Dandim) 0817 Gresik, Letkol Arm Hendro Setuyadi, Rabu di Gresik mengatakan, sosialisasi dilakukan secara terus menerus untuk mengantisipasi terjadinya banjir susulan yang bisa berakibat fatal.
    “Saya sudah memerintahkan kepada Komandan Koramil (Danramil) Wilayah Benjeng, Balungpanggang dan Cerme untuk langsung memonitor, mensosialisasikan kepada masyarakat, tempat titik berkumpul sewaktu-waktu terjadi banjir,” katanya.
    Selain itu, pihaknya juga meminta setiap anggota TNI yang bertugas di wilayah setempat untuk meningkatkan kewaspadaannya dan membantu masyarakat melaksanakan pembersihan di sekitar lingkungan akibat luapan Kali Lamong.
    “Dandim 0817 Gresik disamping memerintahkan para Danramil, BPBD Kabupaten Gresik dan intansi terkait, juga melakukan koordinasi serta meninjau langsung tiga kecamatan yang terdampak luapan air Kali Lamong,” katanya.
    Hendro mengaku, tujuan koordinasi antarpemegang kebijakan adalah untuk mensinergikan tindakan yang diambil, serta menyiapkan sarana dan prasarana yang dibutuhkan bila terjadi banjir yang membahayakan masyarakat.
    “Hal ini agar mampu secara cepat memberikan bantuan dan tidak menimbulkan korban yang lebih besar,” katanya.
    Sebelumnya, hujan deras yang mengguyur wilayah Lamongan dan Mojokerto berimbas meluapnya Kali Lamong dan mengakibatkan banjir di Kabupaten Gresik yang merendam tiga kecamatan.
    Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Gresik Abu Hasan di Gresik mengatakan banjir setinggi 60 centimeter itu menggenangi sekitar 2.000 rumah dan merendam ribuan hektare persawahan milik warga.
    Ia mengatakan banjir di wilayah Gresik merupakan kiriman dari Kabupaten Mojokerto dan Lamongan yang dilanda hujan deras beberapa hari terakhir, sehingga volume air Kali Lamong meluap di sepanjang Kabupaten Gresik.
    “BPBD Gresik telah memberikan bantuan kepada korban banjir berupa makanan siap saji dan nasi bungkus, dan banjir belum sampai membahayakan, karena masih bersifat siaga kuning,” katanya.(anjas)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com