• TNI Latih Menwa Jadi Kader Bela Negara

    0

          Pekanbaru, jurnalsumatra.com – Sebanyak 100 anggota resimen mahasiswa (Menwa) dari sejumlah perguruan tinggi di Provinsi Riau menjalani pelatihan untuk dicetak sebagai kader bela negara di Pangkalan Udara Roesmin Nurjadin, Pekanbaru.
    “Pelatihan ini merupakan kegiatan khusus yang diikuti oleh Menwa untuk menyiapkan kader bela negara di kalangan intelektual,” kata Komandan Pangkalan Udara Roesmin Nurjadin (Lanud RSN) Marsekal Pertama Henry Alfiandi saat membuka pelatihan tersebut, Rabu.

           Selain itu, ia juga mengatakan dalam pelatihan yang mengambil tema “Melalui Pemeliharaan Kader Bela Negara, Kita Wujudkan Sistem Pertahanan yang tangguh” itu merupakan langkah konkrit untuk membangun kesadaran generasi bangsa yang dilandasi cinta tanah air serta setia pada Pancasila.
    Menurutnya, era globalisasi saat ini berpotensi memberikan banyak pengaruh buruk dari luar. Arti kepentingan bela negara, jelasnya, dapat menangkal generasi penerus bangsa dari degradasi nilai patriotisme yang mungkin dimanfaatkan oleh kelompok tertentu.

          Untuk itu, dirinya mengimbau kepada segenap lapisan masyarakat untuk dapat mengikuti program bela negara yang digagas oleh Kementerian Pertahanan tersebut. Menurutnya masyarakat harus memahami bahwa program yang dicanangkan sejak 2015 lalu itu tidak selalu berkaitan dengan fisik namun bisa berbentuk pada pelatihan dan kegiatan semacam “Out Bond”.
    Sementara itu terkait dengan target Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu yang menargetkan sebanyak 200 juta warga gabung bela negara, ia menegaskan siap untuk membantu mensukseskannya. “Jika itu merupakan target atasan, maka kita sangat siap untuk mendukungnya. Kapanpun dan dimanapun,” tegasnya.

          Lebih lanjut, Kepala Penerangan dan Perpustakaan Lanud RSN Mayor Sus Rizwar mengatakan, ke 100 kader bela negara yang berasal dari Universitas Islam Riau, Universitas Islam Negeri Suska Riau, Institut Pemerintahan Dalam Negeri Rokan Hilir serta Universitas Islam Indragiri Tembilahan itu akan menjalani dua hari pelatihan pada Rabu dan Kamis besok.
    Pada hari pertama, lanjutnya, 100 kader yang terdiri dari 72 laki-laki dan 28 perempuan itu akan memperoleh teori terkait bela negara dan selanjutnya pada hari kedua akan mengikuti kegiatan “outbond” di kawasan Lanud RSN untuk mengasah kerjasama serta kedisiplinan.(anjas)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com