• Terhapusnya P3N Mempengaruhi Kultur Relegius

    0

    PALI, Jurnal Sumatra – Terhapusnya Pegawai Pembantu Pencatat Nikah(P3N) diseluruh Indonesia sangat berpengaruh menimbulkan banyak hambatan dan merubah kultur relegius, hal ini dikatakan oleh beberapa anggota DPRD yakni Suarno,SE Fraksi Golkar, Abdul Wahap Fraksi PAN, Asniwati Fraksi Gabungan NHB Politisi Hanura, Aca Cholik Darlin,S.Pdi,MM Fraksi PPP- KS(gabungan), Diruang Komisi I DPRD PALI selasa(02/02).

    P3N (Pegawai Pembantu Pencatat Nikah)diambil alih oleh pemerintah Pali melalui kabag kesra agar diperdayakan kembali untuk membantu tugas pemerintah seperti saat ada warga yang akan menikah. Terlihat jelas sejak 2 bln terakhir P3N dihapus diseluruh Indonesia, terutama dibumi serepat serasan sangat terasa sekali apalagi disaat acara nikah kelihatan kewalahan karna tidak ada pembantu petugas KUA(Kantor Urusan Agama).

    Selain petugas akad nikah, P3N juga biasa sangat diperlukan saat ada kematian, serta kegiatan  sedekah dusun yang biasanya mereka ini sering dijadikan kholifah atau pemandu saat membaca yasin bersama,” terang Cholik.

    Makanya selaku dewan akan kami berikan saran maupun masukan kepada pemerintah daerah tentang hal tersebut, seandainya saran kami ini disetujui oleh pemerintah daerah, tentu berdampak membantu warga desa dalam beberapa acara keagamaan,” paparnya.

    Hal serupa juga dikatakan oleh Suarno,SE anggota DPRD Fraksi Golkar, dengan adanya pemberdayaan dari pemerintah kabupaten PALI terhadap P3N ini nanti, secara otomatis tugas dari KUA akan terbantu sekali,bahkan lebih akan ringan lagi bilamana hal ini terealisasi apalagi jarak desa jauh dari dari kecamatan, tentu akan sedikit terhambat karena waktu belum lagi kalau ada kendala lainnya.

    Ketika mereka ini dapat diberdayakan oleh pemerintah kabupaten, sangat banyak hal yang  bisa dimanfaatkan,saat berbicara mengenai honor mereka nanti bisa saja diambil dari dana APBD PALI, tinggal diatur bagaimana tekhnis pembayaran honor mereka nanti,” pungkas Suarno.

    Demikian juga disampaikan oleh Abdul wahab DPRD asal Kecamatan Abab sangat terasa sekali dengan tidak adanya P3N saat ini, apalagi jarak jauh untuk menghadiri acara pernikahan misalnya, mereka tidak akan nyaman bila saat menikah dilakukan dibalai. seandainya masih ada P3N disetiap desa bisa dilakukan dirumah warga itu sendiri, maka akan sangat terbantu sekali peranannya dari beberapa acara penting yang ada didesa itu, manfaatnya begitu banyak sekali,”tuturnya.

    Seperti dicontohkan olehnya bahwa didesa betung kecamatan abab kabupaten PALI, peranan dari P3N ini sangat penting karena didesa kita ini menjadi  panutan bagi masyarakat disetiap acara.,” tutur Abdul  wahab.

    Selanjutnya bila Pemerintah Kabupaten PALI setuju akan saran maupun usul kami ini, kami sebagai DPRD akan berupaya mengatur agar hal ini agar bisa dibuat perdanya kedepan.

    Apalagi dikita PALI ini mayoritas umat  islam, sebenarnya P3N ini berdiri untuk menyatukan umat Islam karena P3N ini menguasai adat didaerah masing-masing, yang tau persis daerah atau wilayah desa mereka masing – masing.

    Asniwati dari HANURA juga mengatakan, harusnya P3N jangan dihapus,seperti contohnya didesa kami tinggal selain jauh dari jangkauan kecamatan,juga jalan masih rusak bisa saja rawan kriminalitas, harusnya disatu desa ada satu pembantu nikah atau P3N yang biasa kami sebut ketip.

    Harus dicarikan solusi supaya P3N ini bisa diberdayakan seperti sebelumnya agar disaat ada acara didesa yang agak jauh dari kecamatan tetap akan berjalan lancar.

    Salah satu warga Tempirai Dian saat diwawancara wartawan selasa,(02/02/2016)mengatakan bahwa, saat banyak yg nikah didesa kami banyak sekali hambatan, selain waktu tunggu agak lama. apalagi pada waktu itu diceritakan olehnya bahwa ada 5 orang yang jadi pasangan penganten jadi betungguan, agak lamek nian,” jelasnya dengan logat daerah penukalnya.

    Lebih lanjut Dian berharap agar kedepan P3N atau sering kami sebut Ketip, tetap ada lagi disetiap desa guna memperlancar ketika ada yang melangsungkan akad nikah,karna sejak saya lahir jelas Dian yang namanya ketip ini sudah ada,”ungkapnya.(Yongky)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com