• Tangerang Desak Kemenpupera Realisasikan Pengelolaan 28 Situ

    0

         Tangerang, jurnalsumatra.com – Pemerintah Kabupaten Tangerang, Banten, mendesak aparat Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemenpupera) dalam pengelolaan sebanyak 28 situ untuk segera direalisasikan.
    “Kami sudah menandatangani nota kesepakatan dan kesepahaman tentang pengelolaan tersebut, tapi sekarang tinggal menindaklanjuti,” kata Sekretaris Daerah Pemkab Tangerang Iskandar Mirsyad di Tangerang, Senin.
    Iskandar mengatakan saat ini kondisi situ kurang terawat, banyak sampah dan tanaman gulma yang tumbuh dan berkembang membuat permukaan air situ tertutup.
    Bahkan kondisi situ juga mengalami pendangkalan akibat tertimbun lumpur dan sampah sehingga tidak berfungsi sebagai penyimpan air hujan.
    Meski begitu, beberapa situ seperti di Kecamatan Kresek dan Kelapa Dua mengalami perubahan yakni telah beralih fungsi menjadi kawasan hunian penduduk.
    Dia mengatakan pengelolaan sebanyak 28 situ yang ada di wilayah ini dikerjakan secara bertahap tapi tahap awal berupa pengerukan mengunakan alat berat.
    Pernyataan tersebut terkait Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar mengharapkan Kementerian PU dan Perumahan Rakyat menyerahkan pengelolaan situ kepada pemerintah daerah supaya dapat terawat.
    Selama ini pengelolaan situ oleh pemerintah pusat, ketika terjadi pendangkalan, maka instansi terkait Pemkab Tangerang tidak dapat mengarap karena keterbatasan kewenangan itu.
    Namun karena adanya pembatalan UU No. 7 tahun 2004 tentang Sumber Daya Air oleh hakim Mahkamah Konstitusi (MK), pihak Pemkab Tangerang harus melakukan revisi terhadap nota kesepahaman dan kesepakatan tersebut.
    Sementara itu, Kepada Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (BM-SDA) Pemkab Tangerang, Slamet Budi mengatakan pihaknya masih menunggu balasan administrasi dan aparat Kementerian PU dan Perumahan Rakyat.
    Slamet mengatakan karena belum ada realisasi, pihaknya melakukan pendataan ulang dan mengecek ke lokasi tentang situasi dan kondisi terkini sejumlah situ yang ada.
    Pihak Pemkab Tangerang berkeinginan untuk memperbaiki situ, tapi terkendala kewenangan sehingga banyak situ yang terlantar.
    Padahal fungsi utama situ adalah untuk menampung air hujan agar dapat mengurangi banjir, tapi akibat penangkalan terjadi genangan pada beberapa lokasi.(anjas)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com