• Sumsel Kuatkan Program Keluarga Berencana

    0

    Palembang, jurnalsumatra.com – -Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Pemprov Sumsel) akan melakukan peluncuran program Kampung Keluarga Berencana (KB) Tingkat Provinsi Sumsel. Ini sesuai instruksi Presiden Republik Indonesia (RI), Joko Widodo.

    Tujuan diadakannya program ini adalah meningkatkan kualitas hidup masyarakat di tingkat kampung atau yang setara melalui program kependudukan, KB dan pembangunan keluarga serta pembangunan sektor terkait dalam rangka mewujudkan keluarga kecil berkualitas.

     Peluncuran Kampung KB dimulai di Palembang tepatnya di Kelurahan Karang Jaya Kecamatan Gandus pada 18 Februari 2016 mendatang yang bertempat di bawah Jembatan Musi II Palembang.

    Asisten bidang Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Sumsel, Akhmad Najib mengatakan, saat ini Program KB di Indonesia umumnya dan di Sumsel khususnya tidak terlihat. Untuk itu, perlu diadakan Program Kampung KB. “Setelah reformasi sektor KB ini seperti tidak berpengaruh lagi,” kata Najib saat Rapat Peluncuran Kampung KB di Ruang Rapat Bina Praja Setda Sumsel, Jumat (5/2).

    Ditambahkan Najib, program ini dilakukan secara matang agar benar-benar terlaksana sebagai mana mestinya. “Program ini dibuat sedemikian rupa, sehingga dapat berjalan dengan baik khususnya di Sumsel,” lanjut dia.

    Berdasarkan data yang dirilis oleh Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), jumlah Pasangan Usia Subur (PUS) di Kelurahan Karang Jaya berjumlah 428 PUS dengan jumlah PUS yang ber-KB sebanyak 319 PUS dan yang tidak ber-KB sebanyak 109 PUS.

    Adapun kriteria Kampung KB adalah yang kumuh, pesisir atau nelayan, Daerah Aliran Sungai (DAS), bantaran kereta api, kawasan miskin, terpencil dan lainnya.

    Sementara itu, Kepala BKKBN Wilayah Sumsel, Ary Goedadi mengatakan, bahwa kota pertama yang melaksanakan Program Kampung KB adalah Cirebon. “Sebelumnya telah dilakukan peluncuran di Cirebon pada sebuah kampung nelayan,” kata Ary.

    Khusus untuk Sumsel, Kampung KB ditetapkan di Kecamatan Gandus, sebagai tempat pertama yang melaksanakan Program Kampung KB. Karena Paling memenuhi kriteria dan dianggap yang paling siap.

    Terpisah, Kepala Badan KB dan Pemberdayaan Perempuan Kota Palembang, Heri Aprian, merasa diberi kehormatan karena disetarakan dengan provinsi dalam pelaksanaan program nasional dari Presiden.

    “Kota Pelembang dapat kehormatan, karena disetarakan dengan Provinsi Sumsel melakukan peluncuran Kampung KB,” pungkasnya.(relis humas Pemprov Sumsel)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com