• Sumsel Belum Bisa Terapkan KIA

    0

    kepala-biro-pemerintahan-setda-sumsel-drs-h-edward-chandraPALEMBANG, jurnalsumatra.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumsel belum mampu menerapkan pemberlakuan Kartu Identitas Anak (KIA), yang dicanangkan oleh Pemerintah Pusat diberlakukan pada 2016.

    Kepala Biro Pemerintahan Sekretariat Daerah Sumatera Selatan, Edward Chandra mengatakan, pihaknya belum memperoleh Petunjuk Teknis (Juknis), dan bagaimana sistem pengambilan data untuk pengisian identitas si anak. ” Baru beberapa hari lalu pemerintah mencanangkannya, jadi kami belum bisa laksanakan,” tegasnya, Selasa (16/2).

    Seperto diketahui, seluruh anak yang belum berusia 17 tahun harus sudah punya kartu identitas bernama Kartu Identitas Anak (KIA) mulai tahun ini oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tjahjo Kumolo berdasarkan Permendagri 2/2016. Kartu ini merupakan identitas resmi anak yang belum berusia 17 tahun.

    “Ada dua jenis KIA antara lain, untuk usia anak 0-5 tahun dan 5-17 tahun,” kata Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo. Syarat penerbitan KIA, Pertama, bagi anak yang baru lahir KIA akan keluar bersamaan dengan penerbitan akte kelahiran.

    Kedua, bagi anak yang belum berusia 5 tahun tetapi belum memiliki KIA harus memenuhi persyaratan antara lain, fotocopy kutipan akta kelahiran dan menunjukan kutipan akta kelahiran asli, KK dan KTP asli orang tua/Wali.

    Bagi anak yang telah berusia 5 tahun tetapi belum memiliki KIA harus memenuhi persyaratan yang sama dengan sebelumnya. Hanya saja, butuh pas foto Anak berwarna ukuran 2 x 3 sebanyak dua lembar.(yuyun)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com