• Sopir Minta Kepolisian Tinjau Kembali Jalur Satu Arah

    0

         Manado, jurnalsumatra.com – Ratusan sopir angkutan kota trayek Malalayang – pusat kota dan Malalayang – Kampus di Kota Manado, Sulawesi Utara meminta kepolisian untuk meninjau kembali pemberlakuan jalur satu arah.
    Marten salah seorang sopir, di Manado, Senin, mengatakan pemberlakuan jalur satu arah ini membuat pendapatan para sopir angkutan kota menurun.
    “Sejak pemberlakuan satu arah,  terjadi penurunan penumpang dan ini berdampak terhadap pendapatan,” kata Marten pada aksi demo mogok beroperasi para sopir.
    Nando, sopir lainnya mengatakan, pihak – pihak terkait untuk meninjau kembali pemberlakuan satu arah ini.
    “Pendapatan sopir berkurang signifikan, dan sulit untuk mendapatkan uang setor,” katanya.
    Dia mengatakan, dalam sehari harus menyetor kepada pemilik kendaraan Rp170 ribu, uang bensin Rp100 ribu.
    “Dengan adanya perubahan jalur ini, sopir mengalami kesulitan untuk meraih pendapatan, bahkan untuk uang setor sering kurang,” katanya.
    Ketua Asosiasi Pengemudi Sulut Terry Umboh mengatakan para sopir meminta untuk memberlakukan kembali jalur dua arah.
    “Keinginan ini karena, sejak pemberlakuan dua arah, pendapatan sopir turun sekitar 50 persen,” katanya.
    Kasat Lantas Polresta Manado Kompol Roy Tambayong mengatakan semua tuntutan para sopir itu akan ditampung.
    Pelaksanaan satu arah itu sudah dilakukan melalui kajian dan konsep.
    “Pemberlakuan jalur satu arah juga untuk meminimalisir kemacetan di Manado,” katanya.
    Sebelumnya selama dua pekan terakhir telah dilaksanakan jalur satu arah pada sejumlah ruas jalan di Manado, seperti jalan Piere Tendean dan jalan Sam Ratulangi.(anjas)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com