• Sepak Bola – Bosowa Semen FC Gerah Dituding “Main Mata”

    0

    Makassar, jurnalsumatra.com- Manajemen Bosowa Semen FC gerah selalu dituding mendapat bantuan atau “main mata” dengan wasit dalam setiap pertandingan turnamen Sulsel Super League (SSL) U-21 di Lapangan Karebosi Makassar, Sulsel, 15 Januari – 6 Maret 2016.
    Penanggungjawab Bosowa Semen FC, Sumirlan di Makassar, Selasa, mengatakan pihaknya siap mundur dari turnamen yang digagas oleh Forum Bersama (Forbes) wartawan Olahraga Makassar itu jika terbukti melakukan tindakan tersebut.
    “Saya tegaskan jika ada bukti kita kerjasama dengan wasit yang memimpin laga, saya selaku penanggungjawab tim siap mundur dari SSL,” jelasnya.
    Penegasan manajemen Bosowa Semen FC ini berkaitan dengan kejadian pemukulan oknum suporter Perseka terhadap Ketua Panpel SSL U-21 yakni Sri Syahril dalam pertandingan antara Bosowa Semen FC dan Perseka Bosowa di Lapangan Karebosi Makassar pada Senin (15/2).
    Direktur Klub PSM Makassar itu juga menantang tim peserta untuk juga mundur dari turnamen jika menganggap kinerja panitia dan wasit tidak profesional atau mendukung timnya agar bisa tampil sebagai juara pada turnamen tersebut.
    Menurut dia, keterlibatan timnya di SSL U-21 karena semata-mata untuk melihat potensi setiap pemain yang ada. Apalagi turnamen ini memang menjadi ajang seleksi pemain untuk bisa bergabung dalam PSM U-21 maupun tim senior.
    “Jadi jika ada tim yang merasa tidak suka dengan panitia dan mengganggap ada persekongkolan, maka sebaiknya mundur saja. Bosowa Semen yang dalam hal ini sebagai sponsor utama memang menggelar turnamen ini untuk mencari pemain berkualitas,” ujarnya.
    Tim peserta, kata dia, seharusnya bisa lebih menghargai kerja keras dan komitmen panitia yang merupakan forum wartawan olahraga untuk membuatkan turnamen sehingga bisa melaksanakan kompetisi dan melanjutkan pembinaan sepak bola didaeeah tersebut.
    “Saya tidak pernah sekalipun meminta wasit ataupun panitia untuk membantu tim kami. Kami juga sengaja menurunkan tim lapis kedua dipertandingan lawan Perseka karena tidak ada tujuan khusus untuk memenangkan pertandingan,” katanya.
    Ketua Panitia SSL U-21, Sri Syahril mengatakan sejak awal telah mempertaruhkan organisasi atau profesi sebagai wartawan untuk melaksanakan turnamen ini dengan penuh tanggung jawab.
    ‘Kami tidak memiliki kepentingan apapun dalam turnamen ini selain bisa mendapatkan bibit pemain yang mampu memperkuat tim PSM baik untuk U-21 dan senior,” sebutnya.(anjas)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com