• Santri Ponpes Darulmutaqin Pagaralam Tewas Tenggelam

    0

    ‪PAGARALAM, jurnalsumatra.com – Apes nasib Nike Okta Sari (15), warga Desa Semende Karya Tani, Kabupaten Muara Enim, tercatat sebagai santri Madrasah Aliyah (MA) Pondok Pesantren (Ponpes) Dempo Darul Muttaqien Tanjung Menang, Kelurahan Perahu Dipo, Kecamatan Dempo Selatan, tewas tenggalam di kolam belakang Ponpes.Berdasarkan informasi yang dihimpun, Minggu (21/2), perisitiwa itu berawal saat Nike dan 8 orang teman lainnya, yakni Suci Rahma, Putri Kinanti, Wika Prtasha, Ike Purnamagari, Yesi Ayu Ningsi, Ndah dan Putri Indriani, pada pukul 08.00 WIB siswa Ponpes mengadakan bersih-bersih di sekitar ruang lingkup Ponpes.

    Sekitar pukul 10.00 WIB usai mengikuti kegiatan bersih lingkungan Ponpes. Ke-8 santri ini pergi mandi menuju kolam berada di belakang Ponpes. Tak begitu lama, saat hal yang tak diingin terjadi, 8 orang santri ini berpegangan di pohon kayu terapung di atas kolam sepanjang lebih kurang 8 meter.

    Nike yang berada di bagian paling belakang, tidak diketahui oleh rekan-rekannya, saat 7 santri mencoba menepi ke pinggiran kolam, barulah diketahui bahwasanya korban sudah tidak ada. Mengetahui hal itu, rekan korban pun bergegas melapor ke pengurus Ponpes akan hal ini.

    Mendapti laporan santri tersebut, pengurus Ponpes bergegas menghubungi anggota Badan SAR Nasional (Basarnas) dan juga Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Pagaralam, untuk membantuk melakukan pencarian korban.

    Setelah dilakukan pencarian beberapa jam, sekira pukul 13.00 WIB korban akhirnya ditemukan dalam kondisi telah meninggal dunia. Pihak Ponpes dibantu warga, aparat Polsek Dempo Selatan dan anggota Basarnas dan BPBD, membawa jasad korban ke salahsatu ruang di Ponpes, barulah kemudian di bawa langsung ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Besemah Kota Pagaralam.

    Kapolres Pagaralam AKBP Hendra Gunawan SIk MSi melalui Kapolsek Dempo Selatan AKP Herry Widodo SH dimintai keterangan membenarkan, bahwa di wilayah hukum Polsek Dempo Selatan, telah ditemukan sesosok mayat wanita di kolam belakang Ponpes Dempo Darul Muttaqien Kota Pagaralam. “Usai di bawa ke RSUD Besemah Kota Pagaralam dan dimandikan, jenazah langsung di bawa ke rumah duka. Dugaannya, santri ini tidak bisa berenang,” ujar dia. (Asa)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com