• Ruko 2 Lantai Milik Pendi Nyaris Dilalap Sijago 

    0

    LAHAT, jurnalsumatra – Sijago merah kembali mengamuk. Kali ini, giliran ruko 2 lantai milik keluarga Imam Syafe’i alias Pendi (56), yang berlokasi dikawasan RT 8, RW 3 Kelurahan Pagar Agung, Kecamatan Kota Lahat ini, sekitar pukul 17.14 WIB, nyaris dilalap api.

    Akibat dari peristiwa ini, gumpalan asap tebal melambung tinggi, sehingga, membuat warga sekitar lokasi sontak dan berhamburan keluar dari rumah, dan, berduyun-duyun warga memadati rumah titik api. Menyebabkan, arus jalur linas Lahat-Gumay Talang, menggalami kemacetan sepanjang 1 satu kilometer lebih.

    Sementara dilapangan sendiri, terlihat gumpalan asap tebal melambung tinggi, yang diduga keluar dari ruko dua lantai itu. Tak pelak, dari kejadian ini, para tetangga pun secara berbondong-bondong berusaha membantu memadamkan api.

    Dari informasi yang berhasil dikumpulkan dilapangan, terutama dari Mul (43) salah satu tetangga korban, saat itu Ia sedang berada dipasar. Namun tiba tiba ia mendapat kabar dari orang orang, bahwa ada kebakaran di Pagar Agung. Nah, saat tiba dilokasi ternyata benar adanya peristiwa kebakaran itu, dan Ia menyaksikan gumpalan asap tebal tersebut, keluar dari atas rumah yang bersebelahan dengan rumah sepupunya itu.

    “Nah, saat saya melihat asap api sudah mengepul itu, aku langsung mengeluarkan barang barang di rumah Tukiman, adik sepupu saya,” terang Mul.

    Informasi lainnya, juga datang dari Faisal (47) tetangga korban menurutnya, bahwa api berawal dari ledakan kompor gas. Kamudian api menyambar ke tabung tabung lainnya.

    “Saat itu, kami lagi duduk didepan rumah. Lalu, tiba-tiba terdengar suara ledakan yang sangat keras. Tak lama kemudian, timbul kepulan asal dari atas rumah,” tegasnya.

    Korban Pendi sendiri, baru mengetahui rumahnya terbakar setelah mendapat telp dari anaknya yang bernama Ayu. Melihat gumpalan asap sangat tebal itu, korbanpun nekad masuk kedalam rumah, api besar tersebut terus menyambar ruang dapur tempat anak korban biasa memasak.

    Awalnya, korban sempat dicegah oleh tetangga agar tidak masuk kedalam. Namun, cegahan para tetangga tidak dihiraukan lagi oleh korban, dan nekad menerobos untuk masuk kedalam rumah, sehingga, korban mengalami luka bakar dibagian leher, dan pelipis sebelah kirinya.

    “Beruntung Pendi yang saat itu, menerobos masuk kedalam rumah. Padahal apinya saat itu sangat besar. Akibat luka itulah korbanpun sempat pingsang, namun, masih bisa diselamatkan dan langsung dibawa ke RSUD Lahat. Sedangkan, Ayu anak nya mengalami luka dibagian lutut, karena jatuh dan pingsan saat lari keluar rumah, dan dibawa kerumah keluarganya,” cerita Faisal.

    Berselang sekitar 15 menit dari kejadian, mobil pemadam kebakaran (PBK), diterjukan oleh pihak Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Lahat, sebanyak 5 unit. Dan tak lama kemudian, apipun bisa dijinakkan oleh romobong petugas PBK Lahat.

    “Awalnya, masyarakat bergotong-royong memadamkan api. Sekitar 15 menit dari peristiwa mobil PBK milik Pemkab Lahat baru tiba dilokasi, dan berusaha memadamkan api, akhirnya apipun berhasil ditaklukkan oleh petugas,” pungkas Faisal.

    Namun, hingga berita ini diturunkan, belum dikethaui secara pasti kerugian yang dialami oleh korban yang bernama Pendi ini. Karena, tidak ada petugas satupun yang berani memberikan data secara rinci, sebab, korban masih menjalani perawatan itensif di IGD Lahat.(Din)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com