• Polsek Pemulutan Ringkus Pelaku Begal

    0

    INDRALAYA, jurnalsumatra.com – Satu dari dua pelaku begal motor dengan modus menjerat leher korbannya disaat tengah mengendarai sepeda motor yakni Mardani alias Met Anang (30) warga Gang Santai Kelurahan Ogan Baru Kecamatan Kertapati Palembang berhasil diringkus oleh unit reskrim Polsek Pemulutan dipimpin Kanit Res Bripka Zulkarnain Afiatana ST.

    Pelaku ditangkap , Selasa (09/02/2016), dinihari, ketika sedang melakukan pembegalan sepeda motor Honda Tiger warna merah BH 2538 MB, milik korban bernama Didi (34), warga Dusun I Desa Pemulutan Ilir Kecamatan Pemulutan Kabupaten OI.

    Korban dibegal ketika tengah melintas di jalan raya Desa Ibul Besar Pemulutan Kabupaten OI.

    Menurut Kapolsek Pemulutan AKP M Ali Asri SH didampingi Kanit Res Bripka Zulkarnain Afianata menuturkan, modus pembegalan sepeda motor yang dilakukan oleh tersangka ini, tergolong baru pertama kali terjadi.

    Masih kata Kapolsek, dengan cara menunggu di trotoar jalan raya bersama rekannya, tersangka bermodalkan tali nilon dan sebilah sajam jenis cap garfu. Lalu, disaat pengendara sepeda motor incarannya melintas, tersangka langsung melemparkan tali nilon, kearah leher korban hingga korban terjatuh dari kendaraanya yang sedang melaju.

    Kemudian, disaat korbannya terjatuh dengan posisi berlumuran darah pada bagian leher akibat luka jeratan tali nilon yang dilakukan oleh tersangka.

    Bersama rekannya yang berhasil lolos, dibawah ancaman sebilah sajam, tersangka Mardani langsung menganiaya korban sembari meminta agar korban menyerahkan sepeda motornya.

    Merasa terdesak, korban pun terpaksa menyerahkan sepeda motor kepada tersangka. Disaat bersamaan, datang sejumlah petugasKepolisian Polsek Pemulutan yang tengah melakukan patroli.

    “Saat ditangkap tersangka, berupaya melawan petugas dengan sebilah sajam. Pelaku terpaksa kita lumpuhkan dengan sebutir timah panas pada bagian betis kiri,” ujar Kapolsek Pemulutan.

    Selain mengamankan pelaku, Polisi juga mengamankan barang bukti berupa 2 gulung tali nilon, satu bilah sajam  cap garfu, 3 buah kunci L, 2 buah obeng, dua buah tang pemotong kabel, satu buah lakban, satu buah kunci pemotong besi dan satu buah besi pencongkel.

    “Akibat perbuatannya, tersangka, kita jerat dengan pasal 365 tentang curas, dengan ancaman hukuman 9 tahun penjara,” terang Kapolsek Pemulutan.

    Dihadapan penyidik, tersangka mengakui perbuatannya. Ia mengaku, baru pertama kali melakukan aksi pembegalan sepeda motor dengan modus menjerat leher korban dengan tali nilon.

    “Baru pertama kali pak, rencananya, motor ini hendak aku jual. Uangnya, untuk memenuhi kebutuhan keluarganya,” Ujar tersangka. (Edi)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com