• Polres Pariaman Tangkap Tersangka Dpo Kasus Penganiayaan

    0

         Pariaman, Sumbar, jurnalsumatra.com – Kepolisian Resor Kota Pariaman, Sumatera Barat, berhasil menangkap Doni Candra (35) seorang tersangka masuk Daftar Pencarian Orang (DPO) kasus penganiayaan, yang diduga juga sebagai pengedar narkoba di kota itu.
    Kapolres Pariaman, AKBP. Riko Junaldy, melalui Kepala Satuan Narkoba, AKP. Ardhi Zul Hasbih Nasution, di Pariaman, Rabu, mengatakan penangkapan tersangka dilakukan di Desa Padang Biriak-Biriak, Kecamatan Pariaman Utara pukul 14.30 WIB.
    Penangkapan berawal dari laporan masyarakat setempat yang menyebutkan adanya peredaran narkoba di daerah tersebut.
    “Setelah menerima laporan dari masyarakat tim gabungan langsung menuju lokasi yang dicurigai sebagai tempat transaksi barang haram tersebut, dan dijumpai tersangka Doni Candra yang juga masuk dalam DPO Polres Pariaman atas kasus penganiayaan,” kata dia.
    Saat dilakukan penangkapan di dalam rumah, tersangka sedang duduk-duduk dengan seorang rekannya yang bernama Riki Afrianto (28) yang diduga juga sebagai pengguna narkoba. Pihak kepolisian langsung mengamankan tersangka dan dilakukan penggeledahan.
    Dari hasil penggeledahan tersebut, pihak kepolisian menemukan sejumlah barang bukti berupa kaca pirek yang diduga bekas pemakaian oleh tersangka, beberapa pipet, mancis, satu buah kunci T yang diduga juga digunakan pelaku untuk mencuri sepeda motor, dan satu unit telepon seluler milik tersangka.
    “Saat ini pihak kepolisian juga sedang mencari keberadaan istri tersangka Doni yang diduga juga ikut terlibat dalam kasus tersebut karena melarikan diri bersama anaknya,” jelasnya.
    Saat dilakukan penangkapan sempat terjadi ketegangan, tersangka Doni sempat melakukan perlawanan kepada pihak kepolisian dan mencoba memprovokasi masyarakat setempat untuk membantunya, namun tidak ada yang mengindahkan perkataan pelaku.
    Atas perbuatannya ke dua tersangka diancaman dengan pasal 112 junto 127 Undang-Undang No 35/2009 tentang narkotika dengan ancaman kurungan penjara minimal lima tahun.
    Ia mengimbau masyarakat di kota itu agar terus mau membantu pihak kepolisian dalam memberantas peredaran narkoba di wilayah hukumnya.(anjas)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com