• Polres Dminta Usut Dugaan Korupsi Pembuatan Marka Jalan

    0

    Pagaralam, jurnalsumatra.com – Kepolisian didesak minta usut dugaan korupsi pembuatan marka jalan dalam kota Pagaralama senilai Rp1,8 miliar di Dinas Perhubungan dan Informasik Kota Pagaralam tahun 2015 lalu.
    “Kami temukan banyak kejanggAlan dalam pembuatan marka jalan di Dinas Perhubungan dan Infokom tahun 2015 senilai Rp1,8 miliar diantaranya yaitu tidak ada zebra cros, pembuatan marka justru di jalan yang sepi kendaraan,” kata Sahlan pemantau independent pembangunan Pagaralam.
    Dia mengatakan, tidak hanya itu saja, bahkan kalau dilihat dari harga cat  scorlet paling rendah untuk kulitas terbaik harga Rp9.50.000, karena mudah pudar dan rusak.
    Belum lagi, kata Sahlan, seharusnya jalan yang ada marka idialnya lebar 6 meter tapi ini justru 4 meter dan sepi kendaraan.
    “Cat yang digunakan kulitasnya kurang agus sehingga tidak meresap ke asmpal sehingga mudah rusah, untuk cat yang bagus buatan malasyiah,” ujarnya.
    Aneh kalau tim uji kelayakan  independen dari Jambi bisa menerima hasil pekerjaan pembuatan marka jalan, kalau melihat dari aturan dan ketentuan sudah banyak melanggar.
    “Mulai dari banyak mengurangi penggunaan peralatan hingga mar up pembelian berbagai matrial untuk pembuatan marka jalan,” ungkap dia.
    “Aneh jalan dua jalur saja tidak ada marka sekangkan jalan kampung justru sudah ada marka, dan paling panjang jalana yang dibuat marka sekitar 5 meter,” kata dia.
    Kapolres AKBP Hendra Gunawan didampingi Kasat Reskrim AKP Rahmad didampingi Kanit Pidkor Bripka Candra mengatakan, masih mengumpulkan data dan berbagai informasi untuk mendukung pengusuatan.
    “Kita masih mengunpulkan informasi dan data pendukung lain untuk dilakukan pengusuatan,” kata dia.
    Ramad mengatakan, kalau semua sudah lengkap tentunya pengusuatan akan lebih mudah.
    Sementara itu Kepala Dishub dan Infokom Paber Napitupulu SIP mengatakan pada jurnalsumatra.com, semua sudah dikerjakan sesuai dengan rancangan anggaran belanja (RAB) jadi tidak ada yang melanggar.
    “Semua tidak ada masalah sudah dikerjakan sesuai dengan ketentuan, tidak benar kalau ada penyimpangan,” kata dia. (Van)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com