• Polisi Libatkan Pelajar Cegah Kenakalan Remaja

    0

         Muntok, jurnalsumatra.com – Kepolisian Resor Bangka Barat, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung melibatkan pelajar sekolah tingkat atas untuk membantu polisi mencegah kenakalan remaja dan pelanggaran lalu lintas yang sering terjadi di daerah itu.
    “Secara rutin kami melakukan pembinaan dan sosialisasi berbagai hukum ke sekolah-sekolah agar pelajar memahami aturan yang berlaku dan bisa terhindar dari pelanggaran,” kata Kapolres Bangka Barat AKBD Daniel Viktor Tobing di Muntok, Jumat.
    Selain melakukan sosialisasi, kata dia, pihaknya juga melibatkan pelajar di setiap sekolah untuk menjadi peloor tertib berlalu lintas dengan membentuk tim Patroli Keamanan Sekolah (PKS).
    “Selain melakukan pembinaan berkelanjutan kepada para anggota, kami juga memberikan bantuan kelengkapan dan atribut kepada para anggota tersebut agar mereka bisa melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya sebagai anggota PKS,” katanya.
    Sebagai bentuk keseriusan dalam pembinaan, pihaknya menyerahkan sejumlah kelengkapan anggota PKS dan kerucut pembatas jalan kepada sejumlah sekolah di daerah itu.
    “Sebagai tahap awal, tadi sudah kami serahkan bantuan tersebut kepada empat sekolah tingkat atas di wilayah Kecamatan Tempilang yang terdiri dari SMA Negeri I, SMA Sinarjaya, SMA Nurul Huda dan SMK Negeri Tempilang,” ujarnya.
    Ia berharap melalui bantuan itu para anggota PKS semakin termotivasi dalam menjalankan tugasnya dan bisa menjadi teladan di sekolah dan lingkungannya.
    Selain pembentukan PKS di seluruh sekolah tingkat atas, kata dia, pihaknya juga terus menggalakkan sosialisasi tertib berlalu lintas ke sekolah-sekolah untuk mencegah terjadinya kecelakaan dan pelanggaran di jalan raya.
    “Sosialisasi ini penting sebagai upaya pencegahan mengingat selama ini sebagian besar pelanggaran dan kecelakaan di jalan raya melibatkan anak-anak usia sekolah dan kasus kecelakaan tersebut disebabkan karena faktor kelalaian manusia,” katanya.
    Menurut dia selama 2015 kasus kecelakaan lalu lintas di wilayah hukum Polres Bangka Barat terjadi sebanyak 48 kasus dengan jumlah korban mencapai 45 orang.
    “Kami berharap melalui berbagai program dan kegiatan yang telah dilakukan akan mampu mencegah terjadinya pelanggaran lalu lintas dan berbagai tindakan pelajar yang mengarah pada tindak kriminalitas,” katanya.(anjas)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com