• Polisi Jaga Lokasi Bencana Pergerakan Tanah

    0

         Bandung, jurnalsumatra.com – Polisi menjaga lokasi bencana alam pergerakan tanah yang melanda pemukiman penduduk Desa Sindangsari, Kecamatan Cisompet, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Minggu, untuk menghindari aksi pencurian barang berharga di rumah yang ditinggalkan warga.
    “Langkah polisi yang dilakukan mencegah agar tidak dimanfaatkan oleh para pelaku kejahatan untuk melancarkan aksinya,” kata Kepala Bidang Humas Polda Jabar Kombes Pol Sulistyo Pudjo Hartono melalui telepon seluler, Minggu.
    Ia menuturkan penjagaan dilakukan dengan membuat posko keamanan di lokasi yang berdekatan dengan rumah penduduk.
    Selain mengamankan rumah kosong, kata dia, untuk penjagaan agar warga tidak kembali menempati rumah yang terancam bahaya bencana susulan.
    “Kami juga mencegah masyarakat menempati kembali lokasi rumah tersebut sampai ada keputusan resmi dari pemerintah daerah,” katanya.
    Informasi yang dihimpun kepolisian bencana pergerakan tanah di Cisompet sudah terjadi, Jumat (19/2).
    Bencana alam pergeseran atau retakan tanah tersebut diperkirakan lebarnya sekitar 20cm mengakibatkan 170 rumah terancam rusak dan 50 rumah mengalami rusak bagian dinding dan lantai.
    Warga yang meninggalkan rumah ditampung sementara di bangunan SDN 2 Lengkong, sekaligus sebagai posko penanggulangan bencana tersebut.
    “Saat ini jumlah warga yang berada di posko pengungsian sekitar 39 orang, sedangkan yang lainnya memilih tinggal di rumah kerabatnya,” kata Pudjo.(anjas)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com