• Polisi Bongkar Penambangan Emas Ilegal

    0

         Pekanbaru, jurnalsumatra.com – Jajaran Kepolisian Resor Kuantan Singingi, Provinsi Riau mengungkap dan membongkar lokasi penambangan emas tanpa izin (ilegal) di aliran Sungai Kuantan, Desa Pulau Binjai, Kecamatan Kuantan Mudik.
    “Dari pengungkapan itu petugas mengamankan sejumlah barang bukti seperti botol berisi Raksa, batang spiral, ember berisi kalam, karpet, mesin penghisap, paralon dan selang angin,” kata Kapolres Kuansing AKBP Edy Supriadi kepada Antara di Pekanbaru, Jumat.
    Ia menjelaskan bahwa pengungkapan yang dilakukan jajarannya pada Kamis lalu (18/2) itu berawal dari informasi masyarakat akan adanya aktivitas ilegal di aliran Sungai.
    Masyarakat menyebutkan bahwa akibat aktivitas Peti (tanpa izin) itu menyebabkan kerusakan lingkungan. Mendapati laporan tersebut, petugas lantas melakukan penyelidikan dan benar saja, saat diperiksa ditemukan seseorang yang melakukan penambangan.
    “Dari pengungkapan itu, petugas mengamankan seorang pelaku berinisial Ir,” ujar Edy.
    Saat ini pelaku berikut barang bukti diamankan di Mapolres Kuantan Singingi guna menjalani pemeriksaan dan pengembangan lebih lanjut. Menurutnya, yang bersangkutan dijerat dengan pasal 158 Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan.
    Kepolisian Daerah Provinsi Riau menggencarkan operasi penambangan emas ilegal di sejumlah daerah aliran sungai di Kabupaten Kuantan Singingi.
    Operasi tersebut dilaksanakan karena pihaknya menerima laporan kembali maraknya aktivitas penambangan emas secara ilegal di sepanjang sungai yang ada di Kuantan Singingi, katanya.
    “Saya juga sudah meminta polres setempat untuk mengawal kasus ini bersama-sama dengan pemkab karena dampaknya sangat luar biasa, bisa merusak lingkungan,” kata Kapolda Riau Brigjen Pol Dolly Bambang Hermawan beberapa waktu lalu.
    Terakhir, lanjut dia, Polres Kuantan Singingi bersama Satpol PP setempat melaksanakan operasi penertiban penambangan emas ilegal dan menemukan sejumlah mesin dan barak penambangan di sepanjang sungai.
    “Demi hukum, anggota menenggelamkan sejumlah peralatan, mulai dari perahu hingga barak-barak pelaku dibakar,” katanya.
    Waktu itu, lanjut dia, ada ratusan personel yang dilibatkan dan operasi kemungkinan telah bocor lebih dulu sehingga pelaku tidak berada di tempat.
    Kepala Kepolisian Daerah Provinsi Riau menyatakan pihaknya tahun ini akan fokus menuntaskan kasus penambangan emas tanpa izin yang sejauh ini masih terus berlangsung di wilayah Kabupaten Kuantan Singingi.(anjas)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com