• Polisi Bekuk Tiga Tersangka Penjual Sabu-Sabu

    0

         Solo, jurnalsumatra.com – Kepolisian Resor Kota Surakarta berhasil membekuk tiga tersangka yang terlibat dalam penjualan sabu-sabu di Jalan Mahakam Lojiwetan, Kedung Lumbu, Pasar Kliwon Solo.
    Kepala Polresta Surakarta Kombes Polisi Ahmad Luthfi melalui Kasat Narkoba Kompol Kristiyono di Solo, Rabu, mengatakan para tersangka tersebut, yakni bernisial AT (38), JK (37), dan AL (37), semuanya warga Kedung Lumbu, Pasar Kliwon Solo.
    Dia menjelaskan  polisi juga menemukan sejumlah barang bukti, antara lain lima paket kecil sabu-sabu, dua butir pil ekstasi, satu alat hisap sabu-sabu (bong), pipet kaca bekas sabu-sabu, dan dua  telepon seluler merek Samsung serta Hammer.
    Kristiyono menjelakan dua tersangka AT dan JK masih kakak beradik, sedangkan AL temannya, sudah menjadi target operasi kepolisian setempat.
    “Kami setelah mendapat informasi langsung melakukan penyelidikan ke rumah tersangka di Jalan Mahakam Lojiwetan Solo, dan kemudian melakukan penggeledahkan ditemukan sejumlah barang bukti untuk dibawa ke polresta,” katanya.
    Selain itu, kedua tersangka kakak beradik tersebut merupakan residivis kasus yang sama dan sempat ditahan dua kali, di Polda Jateng di Semarang dan Polresta Surakarta.
    Polisi juga berhasil menangkap seorang pengguna yang menjadi bagian dari jaringannya, yakni benisial YD (33). Dia ditangkap di rumah indekosnya di Jalan Nusa Indah Banjarsari Solo, Selasa (9/2).
    “Tersangka YD ini, dipasok barang haram dari AT. Di tangan YD disita satu paket kecil sabu-sabu, satu butir ekstasi, satu buah timbangan digital, dan sebuah ‘handphone’ merek Samsung,” katanya.
    Dia menjelaskan dia, dari hasil pemeriksaan tersangka, AT mendapatkan barang haram tersebut dari seseorang bernisial EL yang menjadi dari buruan petugas.
    “Kami masih melakukan pengembangan untuk bisa menangkap EL yang diduga bos dari jaringan pengedar sabu-sabu itu,” katanya.
    Atas perbuatan mereka, para tersangka tersebut dijerat dengan Pasal 114 Ayat 1 dan atau Pasal 112 Ayat (1) Undang-Undang RI Nomor 35/2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman pidana maksimal 12 tahun penjara dan denda uang senilai Rp8 milliar.(anjas)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com