• Penyelundup 898 Gram Sabu Terlibat Jaringan Aceh

    0

    Tanjungbalai, Sumut, Jurnalsumatra.com – Bea dan Cukai Teluk Nibung Kota Tanjungbalai, Sumatera Utara, menyatakan tersangka MUZ penyelundup 898 gram sabu dari Malaysia terlibat jaringan pengedar narkotika sindikat Aceh.
    Pelaksana harian kepala Bea dan Cukai Teluk Nibung Yosef Ariyansah di Tanjungbalai, Kamis, menjelaskan pihaknya mengamankan tersangka di terminal internasional pelabuhan Teluk Nibung, Kamis (17/2) sekitar pukul 15.29 WIB.
    Menurut dia, tersangka warga Desa Bogak, Kabupaten Batu Bara itu merupakan penumpang kapal cepat Aero Speed yang baru tiba dari Port Klang-Malaysia.
    Kepada petugas tersangka mengakui barang haram tersebut milik seorang pria Aceh berinitial I yang menetap di Malaysia.
    “Tersangka MUZ diminta oleh I membawa barang haram itu untuk diberikan kepada seseorang yang telah menunggunya di Pelabuhan Teluk Nibung. Jika lolos sabu-sabu tersebut akan dibawa ke Aceh,” ujar Yosef kepada pers.
    Apabila barang itu berhasil diselundupkan, kata Yosef melanjutkan, MUZ dijanjikan mendapat upah senilai Rp2,5 per 100 gram.
    Psikotropika jenis Metahapetamine atau sabu tersebut di kemas dalam tujuh paket dengan berat total 898 gram disembunyikan dicelah kotak/kardus berisi pakaian dan makanan ringan.
    Modus tersebut merupakan cara tersangka untuk mengelabui petugas yang melakukan pemindaian setiap orang dan barang bawaan penumpang menggunakan x-ray.
    Perbuatan tersangka menyelundupkan sabu melanggar pasal 113 ayat 1 Undang Undang Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika dan Undang Undang Nomor 17 tahun 2006 tentang Kepabeanan.
    “Ancamannya minimal 10 tahun penjara dan denda sepuluh miliar rupiah. Untuk mengembangan tersangka diserahkan kepada Polresta Tanjungbalai,” katanya didampingi Kepala Seksi P2BC Firdaus.
    Semenatara itu, Kapolres Tanjungbalai AKBP Ayep Wahyu Gunawan mengatakan pihaknya akan melakukan pengembangan dan berupaya mengejar oknum yang akan menerima sabu-sabu itu dari tersangka MUZ.
    “Berdasarkan keterangan tersangka nanti, kami akan mengejar penerima barang haram itu yang diyakini masih berada di Tanjungbalai,” katanya.  (anjas)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com