• Pemkab Temanggung Putus Kontrak Pelaksana Proyek Stadion

    0

         Temanggung, jurnalsumatra.com – Pemerintah Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, memutus kontrak PT Depayana Barokah Indah selaku rekanan pelaksana pembangunan Stadion Bhumi Phala.
    Bupati Temanggung, Bambang Sukarno di Temanggung, Senin, mengatakan rekanan tersebut terpaksa diputus kontrak karena pembangunan stadion tidak selesai sesuai kesepakatan meskipun telah dilakukan perpanjangan 50 hari.
    “Kami putus kontrak, konsekuensinya tentu pelaksananya kami ‘black list’,” katanya.
    Ia menuturkan pemkab tengah mengkaji berapa persen bangunan yang sudah selesai dan berapa besar yang harus dibayarkan pada pelaksana.
    “Nanti ada penilain dari BPKP untuk melihat berapa yang harus dibayar kepada pelaksana proyek,” katanya.
    Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) pembangunan Stadion Bhumi Phala Temanggung, Didik Nuryanto mengatakan PT Depayana Barokah Indah telah diputus kontrak karena pada Selasa (26/1) pukul 00.00 WIB rekanan tersebut tidak bisa menyelesaikan pembangunannya.
    “Namannya kurang tetap kurang, baik satu persen atau dua persen tetap kurang, apalagi masih sepuluh persen masih jauh dari kata selesai,” katanya.
    Kepala Bagian Pembangunan Setda Temanggung, Bagus Pinuntun, mengatakan jika memang tidak jadi 100 persen maka pelaksana proyek diputus kontrak.
    Menurut dia selain pembangunan stadion, saat ini ada beberapa proyek di Kabupaten Temanggung yang belum selesai dan masih dalam waktu perpanjangan 50 hari, antara lain pembangunan Pasar Candiroto , Gedung DPPKAD, dan pembangungan Gedung Disdukcapil.
    Ia menuturkan jika dalam perpanjang 50 hari pembangunan beberapa proyek tersebut belum selelsai maka juga dilakukan putus kontrak.(anjas)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com