• PEMKAB Lebak Targetkan Perbaikan 65 Jaringan Irigasi

    0

    Lebak, jurnalsumatra.com – Pemerintah Kabupaten Lebak, Banten menargetkan tahun ini melakukan perbaikan jaringan irigasi di 65 titik guna mendukung upaya menjadi wilayah lumbung pangan.
    “Kita tahun ini memperbaiki jaringan irigasi sebanyak 65 titik karena kondisinya mengalami kerusakan, melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) sebesar Rp19 miliar,” kata Kepala Dinas Sumber Daya Air (SDA) Kabupaten Lebak Dodi Irawan di Lebak, Jumat.
    Pemerintah daerah berkomitmen untuk mendukung lumbung pangan juga meningkatkan pendapatan ekonomi petani.
    Saat ini, perbaikan jaringan infrasruktur irigasi menjadikan agenda prioritas untuk mendongkrak produksi dan produktivitas.
    Sebab, irigasi merupakan ujung tombak untuk penyuburan lahan pertanian sawah dalam memenuhi ketersediaan pasokan air.
    Karena itu, perbaikan jaringan irigasi dapat mendukung swasembada pangan nasional.
    “Kita berharap dari 65 titik irigasi itu dapat mengaliri seluas 12.500 hektar,” ujarnya.
    Menurut dia,perbaikan jaringan irigasi tersebut agar pasokan air berjalan lancar mulai dari kawasan hulu hingga hilir.
    Sebab, areal persawahan di Kabupaten Lebak banyak kekeringan akibat kerusakan irigasi teknis maupun semi teknis.
    Kerusakan irigasi itu, kata dia, dipastikan produksi dan produktivitas pangan menurun.
    Dengan demikian, pihaknya tahun 2016 ini melakukan perbaikan sebanyak 65 titik irigasi dengan alokasi sebesar Rp19 miliar bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK).
    Perbaikan itu, diantaranya bagian kerusakan di sekitar bendung hingga saluran jaringan irigasi.
    “Kami yakin melalui perbaikan jaringan irigasi itu dapat mendongkrak produksi pangan,” katanya.
    Ia mengajak petani agar memelihara jaringan irigasi yang sudah diperbaiki itu sehingga tidak menimbulkan kerusakan.
    Penanganan jaringan irigasi itu diperlukan kebersamaan sehingga bisa meningkatkan indeks pertanaman (IP) yang semula dua kali tanam menjadi tiga kali tanam
    “Kami meminta petani agar memelihara dan merawat jaringan irigasi yang diperbaiki pemerintah daerah karena manfaatnya bisa mengaliri persawahan,” katanya.
    Sementara itu, Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) Kecamatan Gunungkencana Kabupaten Lebak Nasroni mengaku petani di sini menyambut positif dengan adanya rehabilitasi jaringan irigasi di wilayahnya itu.
    Perbaikan jaringan irigasi itu dipastikan dapat meningkatkan produksi pangan.
    “Kami saat ini sedang melakukan percepatan tanam dan bisa produksi Juli mendatang,” katanya.(anjas)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com