• Pejabat Pemkot Palembang Laporkan Sekda Arogan

    0
    Pejabat Pemkot Palembang Laporkan Sekda Arogan

    Pejabat Pemkot Palembang Laporkan Sekda Arogan

    PALEMBANG, jurnalsumatra.com – Kantor Pemprov Sumsel tiba-tiba didatangi belasan pejabat dari Pemkot Palembang, Senin (22/2) sekitar pukul 14.00 WIB. Kedatangan mereka hanya untuk menemui Gubernur Sumsel Alex Noerdin. Namun saat berada kantor Pemprov, Alex Noerdin tidak berada ditempat dan mereka diterima langsung Sekdaprov Sumsel, Mukti Sulaiman.

    Pertemuan yang berlangsung secara tertutup dan ditengahi oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Sumsel Mukti Sulaiman, didampingi oleh Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sumsel Muzakir, dan Kepala Biro Pemerintahan Setda Sumsel Edward Chandra, berlangsung di Ruangan Rapat Setda Sumsel, Pukul 14.00 WIB, Senin (22/2).

    Setelah pertemuan yang digelar secara tertutup tersebut usai sekitar pukul 15.30 WIB, masing-masing peserta rapat tutup mulut dan beralasan kalau petemuan tersebut membahas mengenai Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN).

    Kedatangan para pejabat ini untuk mengadukan nasib jabatannya dan melaporkan aksi arogan Sekda Palembang Ucok Hidayat. Belasan Kepala Satuan Kepala Perangkat Daerah (SKPD) Kota Palembang, mengadu kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumsel mengenai tidak harmonisnya hubungan pemerintahan di jajaran Pemkot Kota Palembang.

    Dalam pertemuan tersebut, dibahas yakni pernyataan dari SKPD Kota Palembang terkait penyelenggaraan pemerintahan Kota Palembang yang tidak harmonis. “Di Kota Palembang terjadi blok-blok dan kubu,” kata narasumber yang tak mau disebutkan namanya.

    Juga dibahas bahwa Sekda Kota Palembang H Ucok Hidayat yang terkesan tidak menjalankan amanat sebagai pembina PNS. Sekda Kota juga disebut-sebut sering mengancam dan meneror SKPD.

    “Mereka membuat permohonan kepada Gubernur Sumsel untuk menarik jabatan mengganti Sekda Palembang,” ucapnya.

    Namun usai selesai pertemuan, tak ada satupun pejabat Kota Palembang yang mau menjelaskan maksud dan tujuan tersebut. Kepala Dishub Kota Palembang Sulaiman Amin mengatakan, pihaknya datang untuk membahas kesiapan mempercepat Asian Games.

    “Kami hanya bahas persiapan Asian Games. Jadi apa saja infrastruktur yang bakal dibangun dan sebagainya,” jelasnya.

    Sama halnya dengan Kepala Dinas PU CK Palembang, Saipul. Ia juga mengungkapkan hal yang serupa, yakni hanya membahas tentang Asian Games dan persiapannya. “Hanya itu saja, tidak ada yang lain. Hanya persiapan Asian Games,” ungkapnya.

    Asisten I Kota Palembang, Haerobin membantah, kedatangan pihaknya ke Pemprov Sumsel mengenai permasalahan yang terjadi di Kota Palembang, khususnya permasalahan antara pejabat Kota Palembang dengan Sekda Kota Palembang Ucok Hidayat.

    “Saya kan orang baru, nggak bisa apa-apa. Kebijakan wako dilakukan oleh Sekda dan jajarannya. Ini membahas koordinasi masalah KASN,” terangnya.

    Sementara itu, dari informasi yang diperoleh berdasarkan keterangan dari orang yang tidak ingin disebutkan namanya, angga (bukan nama sebenarnya). Pejabat yang hadir menginkan Pemprov Sumsel menengahi ketidakharmonisan di jajaran Pemkot Palembang.

    “Pertemuan yang berlangsung secara tertutup dan tak teragenda membahas pernyataan dari SKPD Kota Palembang terkait penyelenggaraan pemerintahan Kota Palembang yang tidak harmonis. Di Kota Palembang terjadi blok-blok dan kubu,” ungkap angga

    “Sekda Kota Palembang tidak menjalankan amanat sebagai pembina PNS. Sekda Kota juga disebut-sebut sering mengancam dan meneror SKPD,” tambah. “Permohonan kepada Gubernur Sumsel untuk menarik jabatan mengganti Sekda Palembang,” lanjutnya angga.

    Sementara Kepala BKD Sumsel, Muzakir menegaskan, dalam pertemuan tersebut, pihak Pemkot Palembang melaporkan bagaimana penyelesaian masalah dari delapan SKPD sesuai KASN. Tinggal bagaimana provinsi memfasilitasi penyelesaian permasalah tersebut ke KASN.

    “Tidak ada yang dibicarakan terkait (ketidak harmonisan) itu. Ini bahas yang 8 di nonjobkan itu,” tegasnya, saat ditemui Pemprov Sumsel, Senin (22/2).

    Terlihat hadir dalam pertemuan tersebut, Kepala Badan Penanaman Modal, Perizinan Terpadu Satu Pintu (BPMPTSP), Kepala Dishub Palembang, Camat Gandus, Kepala Dinas Sosial Palembang, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Palembang, serta Staf Ahli Ekonomi dan Keuangan.

    Juga hadir Asisten III Kota Palembang, Kepala Dinas PU CK Kota Palembang, Kepala Dinas PU BM dan Pengairan Kota Palembang, Kepala Dinas Penerangan Jalan, Pertamanan dan Pemakaman Kota Palembang. Lalu ada Kepala Dinas Pertanian Kota Palembang, Kepala Badan Arsip Kota Palembang, Kepala BKD Kota Palembang, Kepala BLH Kota Palembang, Kepala Bappeda Kota Palembang, dan Asisten I Bidang Pemerintahan Kota Palembang.(yuyun)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com