• Oknum PNS Nyambi Jual Sabu

    0
    Oknum PNS Nyambi Jual Sabu

    Oknum PNS Nyambi Jual Sabu

    Lahat, jurnalsumatra.com – Gaji dari Pegawai Negeri Sipil (PNS), nampaknya masih kurang, membuat oknum Sipil Negara ini, nekad banting stir dengan menjadi bandar sabu-sabu (SS). Namun, naas sepak terjang HS warga Desa Ulak Lebar, Kecamatan Kota Lahat yang juga oknum PNS Satpol PP kabupaten Lahat ini, harus mendekam dibalik jeruji besi. Lantaran, diciduk oleh Tim unit Satnarkoba Polres Lahat, Rabu,(3/2/2016) dikontrakan dibilangan Desa Tanjung Payang, Kecamatan Lahat.

    “Tersangka berhasil diamankan dikontrakannya. Barang bukti yang kita dapat selain paket sabu juga timbangan digital. Kasus ini, akan terus kita kembangkan. Guna membonbgkar sindikat pelaku lainnya,” ungkap Kapolresta Lahat AKBP Yayat Popon,Sik melalui Kasat Narkoba AKP Janari Sholeh,Sik.

    Saat petugas melakukan penangkapan terhadap tersangka sendiri, sambung Sholeh, dari tangan oknum PNS Satpol PP berinisial HS ini, dengan barang bukti (BB) berupa sabu-sabu ukuran sedang beserta timbangan Digital, bahkan dari nyanyian HS terungkap barang haram tersebut didapat dari seseorang berinisial KY.

    “Saat ini polisi sedang melakukan pengembangan untuk kasusnya karema tidak menutup kemungkinan ada jaringan dalam setiap transaksi yang dilakukan tersangka,” tegas Sholeh.

    Menurutnya, untuk tersangka sendiri akan dijerat dengan pasal berlapis yakni 112/127 dengam ancaman kurungan maksimal lima tahun penjara. Berdasarkan nyanyian HS dirinya telah sebanyak 15 kali melakulan transaksi Narkoba.

    “Saat ini, tersangka masih dimintaki keterangan oleh petugas. Untuk menelusuri jaringan tersangka dan mudah-mudahan ada pelaku lain yang ditangkap dari pengembangan kasus yang ada,” pungkas Kasat Narkoba Polres Lahat.

    Sementara itu, Kasat Pol PP kabupaten Lahat Sigit Budianto SH dikonfirmasi, membenarkan HS merupakan anggota Pol PP aktif yang beratatus sebagai PNS. Dan saat ini pihaknya menyerahkan kasusu hukumnya kepada Polisi karena sekecil apapun kesalahan yamg dilakukan harus dipertanggung jawabkan.

    “Intinya, kita serahkan kasus ini kepada penyidik, mulai dari pemeriksaan sampai hukumannya. Apalagi, untuk perkara Narkoba yang jelas tidak ada keringanan bagi pelakunya,” tutur Sigit. (Din)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com