• NTT Berharap Kedatangan Konjen Rrt Promosikan Pariwisata

    0

         Kupang, jurnalsumatra.com – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur mengharapkan kedatangan Konjen Republik Rakyat Tiongkok (RRT) dapat membantu mempromosikan pariwisata di NTT,
    “Mungkin dengan kunjungan dari Konjen RRT ini, berbagai kerja sama dapat terjalin khususnya dalam hal pengembangan dan promosi pariwisata ke negara lain,” kata Wakil Gubernur NTT Benny Litelnoni di Kupang, Jumat.
    Hal ini disampaikannya menanggapi kunjungan Konjen RRT Hu Yinquan dalam rangka malam Persahabatan Budaya dan perayaan Tahun Baru Imlek 2567 di ibu Kota Provinsi NTT tersebut.
    Menurut Wakil Gubernur Benny, NTT saat ini sedang berbenah dalam bidang pariwisata, mengingat potensi-potensi pariwisata baik alam dan Budaya sangat memikat para wisatawan mancanegara dan domestik yang berkunjung ke NTT.
    “Menurut saya masih banyak investor dari Tiongkok yang belum banyak melirik dan membuka investasinya di daerah ini sehingga kedatangan Konjen ini sangat diharapkan bisa memberikan warna baru soal pengembangan pariwisata di NTT ini,” tuturnya.
    Lebih lanjut ia menilai keberadaan Konjen RRT di Denpasar, Bali tersebut merupakan kesempatan bagi NTT sendiri untuk terus menjalin kerja sama tidak hanya dalam bidang pariwisata dan budaya tetapi juga bisa dalam bidang ekonomi apalagi saat ini sudah masuk dalam Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA).
    “Saya kira ini merupakan momen yang penting agar pemerintah provinsi NTT melihat potensi yang dimiliki oleh RRT sendiri dan sebaliknya untuk bisa bersama-sama menjalin kerja sama,” katanya menambahkan.
    Sementara itu, sebelumnya Konjen Republik Rakyat Tiongkok (RRT) di Denpasar, Bali, Hu Yinquan mengatakan pihaknya terus meningkatkan hubungan persahabatan dengan Indonesia dalam berbagai aspek.
    Kerja sama tersebut telah terjalin dengan tiga provinsi yakni provinsi Bali, Nusa Tenggara Barat, serta Provinsi Nusa Tenggara Timur.
    Berkat dari kerja sama dengan NTT, pada Kamis (18/2) malam Konjen RRT beserta rombongannya yang berasal dari Provinsi Shanxi, di Tiongkok menggelar Persahabatan Budaya dengan menampilkan tarian, akrobatik, nyayian-nyayian, pemain kecapi yang menceritakan dengan kebudayaan masyarakat di RRT, agar bisa dikenal oleh masyarakat di NTT.
    Sejauh ini kerja sama dengan NTT sudah mulai terjalin dengan adanya pertukaran pelajar antara pemerintah provinsi NTT dengan pemerintah RRT.(anjas)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com