• Muba Masih Dikotomi Pers

    0
    Muba Masih Dikotomi Pers

    Muba Masih Dikotomi Pers

    SEKAYU, jurnalsumatra.com – Kabupaten Musi Banyuasin Sumsel terus berbenah, langkah yang ditempuh dengan merangkul elemen pers sebagai salah satu pilar dari empat pilar pembangunan Indonesia, namun sayangnya kabupaten ini masih mendikotomi pers.

    Insane pers yang dirangkul menggunakan dasar suka tidak suka, seperti yang diutarakan oleh salah satu rekan pers seorang wartawan harian bertugas di wilayah Muba yang keberatan disebutkan namanya, dia mendukung dan menyambut baik apa yang telah dilakukan oleh pemkab muba, terutama kepada Plt Bupati Muba Beni Hernedi, namun disayangkan setiap ada pertemuan dia selalu tidak dapat kabar, bahkan merasa tidak diundang.

    “saya bangga dengan niat baik Plt Bupati Muba Beni Hernedi, ingin merangkul bahkan memberi waktu khusus kepada wartawan yang ada di kabupaten ini, namun perlu dicermati lagi, karena saya lihat dipertemuan itu tidak ada satupun dari koran mingguan, majalah, tabloid, saya hanya khawatir nanti ada ketersinggungan dari kawan-kawan tersebut, karena dia juga wartawan yang aktive di bumi serasan sekate ini, karena saya tahu persis wartawan – wartawan yang ada di Muba ini, bukan harian saja,”, ungkapnya.

    Dia juga menyarankan kepada Kabag Humas Pemkab Muba agar meninggalkan pola-pola lama karena kita kedepan inginkan muba ini transparan dan maju sesuai keinginan masyarakat, begitujuga saya yakin betul Plt Muba Bupati Beni Hernedi sangat mengiginkan muba kedepan lebih maju dan masyarakatnya lebih makmur, bukan retorika saja, oleh karena itu agar dapat tercapai, perlu dukungan semua pihak”, sarannya.

    Plt Bupati Beni Hernedi mengaadakan pertemuan ini secara rutin kepada wartawan yang bertugas di Muba pertemuan diadakan di taman Rumah Dinas Wakil Bupati Kamis (18/2), ini adalah tidak lain bertujuan untuk membahas semua permasalahan yang ada di kabupaten Musi banyuasin, juga merupakan bukti keterbukaan pemkab muba dengan para Pers, pertemuan tidak terlalu pormil, bahkan santai-santai saja.

    Turut hadir dalam pertemuan, Kepala Bagian (Kabag) Hubungan Masyarakat (Humas) Apriadi Aziz S Sos dan Kabag Perlengkapan dan Umum Ir Zulfan Padli alias kuyung Dung.

    Dalam pertemuan tersebut, dibahas beberapa permasalahan yang kompleks terjadi di masyarakat, diantaranya pencegahan kebakaran hutan dan Ilegal Loging, pemindahan para pedagang Pasar Talang Jawa ke Pasar Randik, pelantikan para pejabat pemerintahan, politik dan media sosial serta tenaga Honorer.

    “Pemerintah Kabupaten Muba akan selalu berupaya memberikan yang terbaik untuk masyarakat. maka dari itu, kami butuh bantuan dari para teman – teman wartawan untuk membantu pemerintah guna mewujudkan hal tersebut” ujar Beni.

    Untuk pencegahan kebakaran hutan dan Ilegal Logging, Bupati telah mengistruksikan Dinas terkait untuk membangun posko terpadu permanen di beberapa tempat yang banyak terjadi kejadian kebakaran hutan dan Ilegal Loging. Di posko tersebut nantinya akan di tempati oleh TNI dan Polri berserta peralatan pencegahan kebakaran.

    “Target bulan ini (Februari) posko tersebut harus segera di fungsikan. Dan untuk selanjutnya, kita akan menyiapkan Helipad untuk tempat – tempat yang sulit dijangkau oleh mobil” tambahnya. (tok)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com