• Menurunnya Koordinasi Pejabat Di Kotawaringin Timur Ganggu Pembangunan

    0

    Sampit, Kalteng, jurnalsumatra.com- Bupati Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah H Supian Hadi menyoroti menurunnya koordinasi antarpejabat karena berdampak terganggunya laju pembangunan di daerah ini.
    “Saat kami akhir masa jabatan periode pertama, saya lihat koordinasi antarsatuan kerja perangkat daerah (SKPD) menjadi kurang. Saya berharap bisa tingkatkan,” katanya saat memimpin apel besar perdana di halaman kantornya, Senin.
    Supian Hadi dan HM Taufiq Mukri terpilih memimpin Kotawaringin Timur (Kotim) periode 2016-2021. Mereka dilantik pada 17 Februari lalu dan langsung menjalankan tugas. Menurunnya koordinasi antar instansi menjadi salah satu perhatian mereka.
    Supian mencontohkan, kerusakan jalan di Desa Telaga Baru Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, yang mengundang kekecewaan warga sehingga memblokir jalan, seharusnya tidak perlu terjadi. Masing-masing instansi harus menjalankan tugas menangani masalah ini.
    Begitu pula keluhan masyarakat terkait banyaknya truk yang masuk kota sehingga mempercepat kerusakan jalan, bahkan menimbulkan korban jiwa. Masalah ini seharusnya tidak sampai berlarut jika terjadi koordinasi yang bagus antar instansi.
    “Di sana ada kewenangan Dinas Pekerjaan Umum, Dinas Perhubungan, Satpol PP dan lainnya. Cepat koordinasikan. Jangan saling lempar, saling menyalahkan dan lepas tanggung jawab. Langsung rapatkan, kalau perlu tanpa menunggu perintah pimpinan,” ujar Supian.
    Supian menepis anggapan dirinya akan lebih banyak santai di periode ke dua pemerintahannya. Justru dia bertekad bekerja lebih keras lagi agar kemajuan yang dicapai lebih meningkat dibanding kepemimpinannya pada periode pertama.
    “Revolusi mental itu penting. Kita kembali pada sumpah jabatan, yakni melayani untuk kesejahteraan masyarakat. Disiplin pegawai menjadi kunci keberhasilan. RPJMD 2016-2021 tidak akan berjalan kalau kita tidak disiplin. Kita sudah saling mengenal dan paham. Jadi di periode kedua ini kita bisa langsung bekerja maksimal melanjutkan pembangunan,” timpal Supian.
    Kepala SKPD diminta lebih banyak turun ke lapangan sehingga mempunyai gambaran jelas dalam membuat program dan mengambil kebijakan yang tepat.
    Pimpinan instansi harus mampu menjalankan fungsi manajemen agar semua elemen pemerintahan berjalan maksimal dalam membangun daerah.(anjas)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com