• Menaker Ajak Serikat Pekerja Ciptakan Iklim Kondusif

    0

    Bogor, jurnalsumatra.com – Menteri Ketenagakerjaan M Hanif Dhakiri mengajak serikat pekerja (SP) untuk bersama-sama menciptakan iklim industrial yang kondusif, sehingga dapat mendorong peningkatan investasi dan mensejahterakan para pekerja.
    “SP harus bisa merangkul seluruh anggotanya, melakukan pendekatan secara berbeda-beda dalam membangun hubungan industrial yang harmonis dan kondusif,” kata Hanif, dalam acara Musyawarah besar (Mubes) kedua Serikat Pekerja Panasonic Gobel, di Sentul, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Sabtu.
    Hanif mengingatkan, agar serikat pekerja tidak menjadi senjata elite politik. Karena kondisi tersebut akan melemahkan para pekerja. SP harus mampu menjadi organisasi yang sehat, menumbuhkan rasa kebangsaan.
    “Kalau segala sesuatu diselesaikan dengan berdemo, hasil dari demo itu apa? SP harus mengakomodasi pekerjanya, jangan sampai menjadi senjata elite politik,” tukasnya.
    Ia mengatakan, kesejahteraan yang ditutup oleh pekerja dalam setiap unjuk rasa, bukanlah alasan yang tepat, karena tingkat kesejahteraan akan terus naik dari tahun ke tahun. Seperti tahun ini berkisar Rp3,5 juta, tahun depan atau beberapa tahun ke depan akan meningkat kembali.
    “Saya mengajak SP untuk berdiskusi, mengkonsolidasikan menata SP agar menjadi organisasi yang kuat dan sehat,” ucapnya.
    Menurut Hanif, SP harus kuat, efektif dalam memperjuangkan para pekerja. Perjuangan tersebut tidaklah mudah, tetapi selama bisa mengeyampingkan ego sektoral, apa yang diperjuangkan dapat tercapai dengan cara mufakat.(anjas)
    Sementara itu, Chairman Panasonic Rachmat Gobel mengingatkan agar para pekerja yang tergabung dalam Serikat Pekerja Panasonic Gobel untuk mengendepankan komunikasi dan dialog dalam menyelesaikan permasalah dalam pekerjaan.
    “Tidak perlu berdemo, jika ada persoalan diskusikan, selesaikan secara musyawarah,” ujarnya.
    Wakil Sekjen Serikat Pekerja Panasonic Gobel, HM Yusuf menyebutkan, Mubes Kedua SPPG akan menyusun program kerja para pengurus untuk empat tahun kedepan.
    “Tujuan kedua penyelenggaraan Mubes dengan adanya keinginan dari SP-SP yang ada di SPPG saat ini untuk berkembang lebih pesat dan berkontribusi kepada bangsa dan negara,” tuturnya.
    Dikatakannya, SPPG terdiri dari delapan serikat pekerja di bawah Panasoni Gobel Group dengan 10 ribu anggota yang tersebar diseluruh Indonesia.
    “Melalui Mubes ini, SPPG ingin berkontribusi lebih luas lagi dalam kancah perserikatan nasional berdasarkan UU Nomor 21/2000,” tambahnya.

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com