• Masyarakat Palu Diimbau Urus Kartu Identitas Anak

    0

         Palu, jurnalsumatra.com – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Palu, Sulawesi Tengah, menghimbau masyarakat di daerah tersebut untuk segera mengurus kartu identitas anak.
    Kepala Disdukcapil Kota Palu Burham Thoampo mengemukakan di Palu, Jumat, pemerintah pusat telah mewajibkan anak usia 17 tahun ke bawah memiliki identitas tersendiri.
    “Anak usia 17 tahun ke bawah harus memiliki identitas tersendiri, untuk kepentingan administratif saat berurusan di lembaga pemerintahan maupun nonpemerintahan,” ujarnya.
    Misalkan, kata dia, untuk keperluan pembukaan tabungan anak di bank, kartu identitas anak ini bisa digunakan. Dengan demikian anak bisa dilatih untuk mandiri dan tidak menitip tabungan lagi di rekening orang tua atau orang lain.
    Kartu identitas anak juga akan memudahkan pemerintah mengontrol jumlah masyarakat di daerah tersebut terkait penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan sosial.
    Namun, katanya, saat ini belum ada masyarakat yang mendatangi pihaknya untuk mengurusi kartu identitas anak, hal itu juga dipengaruhi oleh beberapa faktor yang antara lain belum adanya format online pendaftaran identitas anak, serta administrasi lainnya untuk pendaftaran tersebut, serta belum adanya aparatur yang khusus menangani hal tersebut.
    Terkait persiapan teknis penerbitan kartu identitas anak, Burhan mengemukakan bahwa pihaknya masih menunggu petunjuk dari pusat.
    “Rencananya minggu depan kami akan konsultasi ke Kemendagri, karena sampai saat ini, baru satu kabupaten dari 13 kabupaten/kota di Sulteng yang sudah dipanggil ke Jakarta untuk penjelasan teknis penerbitan kartu identitas anak ini,” ujarnya.
    Kalau soal kertas untuk kartu, katanya, sudah siap, tinggal menununggu contoh format kartunya. Yang jelas kartunya tidak dibuat secara elektronik, tetapi kartu biasa yang dicetak komputer.
    Khusus untuk anak usia 5 sampai 17 tahun, kartunya harus menggunakan pas foto, sedang anak di bawah lima tahun tidak menggunakan pas foto.
    Persyaratan administratif untuk mengurus kartu identitas anak adalah melampirkan kartu keluarga dan akta kelahiran anak bersangkutan.
    Terkait biaya pengurusan kartu identitas anak, Burhan menyebut belum ada petunjuk namun keungkinan besar pengurusannya tanpa biaya seperti mengurus KTP biasa.
    “Setelah konsultasi ke Jakarta dalam waktu dekat ini, kami akan menggelar sosialisasi intensif kepada masyarakat,” ujar Burhan.
    Burhan mengaku sudah memiliki data base yang baik tentang kependudukan di kota ini sehingga tidak akan menyulitkan pihaknya dalam melayani masyarakat yang akan mengurus kartu identitas anak nantinya.
    Kota Palu saat ini memiliki penduduk sekitar 400.000 jiwa.(anjas)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com