• Lurah Di Kota Bogor Berkantor Di Jalanan

    0

        Bogor, jurnalsumatra.com – Lurah Gudang, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor, Jawa Barat, memiliki program kerja baru berkantor di jalanan atau disebut “Lurah on The Street” dalam rangka pengawasan ketertiban, dan kebersihan lingkungan di masyarakat.
    “Ternyata dengan berkantor di jalan, masyarakat itu segan untuk melakukan pelanggaran, walaupun kita hanya duduk sambil baca koran,” kata Lurah Gudang, Dudi Fitri S di Bogor, Rabu.
    Ia mengatakan, program lurah on the street ini sudah berjalan dua minggu. Sasarannya adalah pengawasan PKL di Jalan Surya Kencana, mulai dari Gerbang Lawang Surya Kencana hingga Jalan Gudang.
    “Kita lakukan seminggu sekali, apel pagi di jalan, monitor dan berkantor sampai dengan batas waktu yang diefektifkan dengan situasi di lapangan,” katanya.
    Kondisi di Jalan Surya Kencana sangat kompleks, keberadaan pedagang kaki lima yang kerap mengganggu arus lalu lintas, ketertiban umum serta kebersihan di jalan tersebut. Lokasi tersebut juga akan diberlakukan sistem satu arah, namun masih terhambat dengan hadirnya PKL yang belum dapat direlokasi.
    Pihak kelurahan dan masyarakat diminta berkontribusi aktif untuk ikut mengawasi dan menata kawasan Pecinan agar lebih rapi dan bersih setelah dibangun Gapura Lawang Surya Kencana yang menjadi proyek fisik Kota Pusaka.
    “Walaupun lurah berkantor di jalan, pemerintahan di kelurahan tetap berjalan dan melayani masyarakat,” kata Dudi.
    Dudi berencana akan terus menjalankan program berkantor di jalan dengan melibatkan sejumlah pihak sehingga dapat dilakukan kegiatan-kegiatan yang lebih berdampak luas bagi masyarakat.
    “Kemarin kita menggandeng PKK, kita libatkan untuk mengatur PKL agar berjualan tidak keluar jalan. Kita juga rencanakan untuk melibatkan anak-anak sekolah, mengajak dan mengajarkan mereka untuk berbesih, memungut sampah dan mengatur ketertiban,” katanya.
    Menurut Dudi, kehadiran pemerintah di tengah-tengah masyarakat sebagai fungsi pengawasan terasa efektif, karena saat pemerintah hadir masyarakat segan untuk melakukan pelanggaran.
    “Di saat kita apel dan berkantor di Jalan Surya Kencana, warga yang berdagang itu segan untuk berjualan ke luar jalan. Jadi enak ngantor pagi-pagi di jalan, jalanan bersih, PKL segan, dan tertib,” katanya.
    Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto, mengapresiasi kreativitas Lurah Gudang untuk mengoptimalkan tugasnya melayani masyarakat dengan berkantor di jalan.
    Menurutnya, keterlibatan langsung aparat pemerintahan untuk turun langsung ke masyarakat salah satu dari tujuh langkah strategis mewujudkan Bogor Bebersih yang menjadi fokus Pemerintah Kota Bogor di 2016.
    “2016 ini Pemkot Bogor fokus Bogor Bebersih, ada tujuh langkah strategis, diantaranya mengurangi sampah, mengajak keterlibatan masyarakat, peran SKPD, TPA Galuga, pembenahan sampah pasar, mitigasi dan perubahan iklim,” kata Bima.(anjas)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com