• LGBT Penghancur Moral Bangsa

    0
    LGBT Penghancur Moral Bangsa

    LGBT Penghancur Moral Bangsa

    Muaraenim, jurnalsumatra.com – Para pelajar yang berasal dari berbagai organisasi Islam seperti Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Sekundang Muaraenim, Komunitas Pelita Quran Nusantara (KPQ Nusa), Ikatan Remaja Antar Rohis (IKRAR), Forum Pengajian AL-FATIH, KARIMA, Lembaga Dakwah Kampus, BEM Serasan, BEM STI Tarbiyah, dan Rohis dari beberapa sekolah di Muaraenim. Mereka melakukan aksi damai menolak aktivitas Lesbian, Gay, Biseksual dan Transgender (LGBT) di Indonesia.

    Kegiatan aksi dimulai sekitar pukul 14.00 WIB yang dimulai berkumpul didepan Masjid Agung Muaraenim, selanjutnya melakukan long march dengan membawa beberapa pamflet yang berisikan tulisan tentang penolakan LGBT. Mereka menuju kearah Bunderan Air Mancur Muaraenim, Jembatan Enim 1 sampai di depan Tugu Perjuangan Muaraenim, pada Minggu (14/2/2016).

    Ketua KAMMI Sekundang Muaraenim, Jaka Prima Putra dalam aksi tersebut menegaskan bahwa LGBT secara prinsip bertentangan dengan nilai-nilai agama, kepribadian dan budaya bangsa Indonesia yang religius.

    “LGBT tidak tepat dipandang sebagai Hak Asasi Manusia (HAM) dan bukan fenomena natural, tetapi suatu kelainan dan masalah sosial yang memerlukan penanganan secara baik, serius dan komprehensif,” ungkapnya.

    Dikatakannya, perkembangan LGBT dewasa ini sudah sangat memprihatinkan dan mengkhawatirkan terhadap kehidupan keagamaan, moral dan tatanan sosial bangsa Indonesia dimasa mendatang.

    “Pemerintah harus cepat bertindak tegas melarang aktivitas LGBT sebelum terjadi musibah kehancuran generasi penerus bangsa. Karena LGBT menghancurkan moral bangsa,” ujar Jaka.

    Menurut peserta aksi, Toherli (20) mengatakan bahwa masyarakat meminta pemerintah agar mengambil sikap dan langkah tegas sesuai hukum dan konstitusi untuk tidak memberi pengakuan dan melegalisasi perilaku homoseksualitas dan perkawinan sesama jenis di seluruh wilayah Indonesia.

    “Menuntut pemerintah agar menertibkan pihak-pihak yang secara sengaja menampilkan, mengampanyekan, menyebarluaskan pembenaran, mengajak kepada perilaku dan gaya hidup LGBT,” tegasnya. “Selain itu juga, mengajak semua pihak dari mulai orang tua, guru dan lainnya untuk aktif berperan dalam melindungi masyarakat dari bahaya LGBT,” sambungnya.

    Kasat Pol PP Drs Riswandar, MH secara terpisah mengatakan ” jika ada di Muaraenim sikat habis, yang jelas LGPTG bertentangan dengan agama dan moral bangsa. Dan sampai saat ini belum ada laporan dsn belum ada temuan “, tegasnya. (Cacon)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com