• Lanal Batuporon Waspadai Praktik Pengeboman Ikan

    0

        Bangkalan, jurnalsumatra.com – Pangkalan Angkatan Laut (Lanal) Batuporon, Bangkalan, Jawa Timur meningkatkan kewaspadaan dan pengawasan praktik pengeboman ikan yang sering dilakukan oknum nelayan di wilayah itu.
    “Ada dua titik yang kami awasi terkait praktik pengeboman ikan yang sering dilakukan oknum nelayan di selat Madura ini,” kata Komandan Lanas Batuporol Letkol Marinir Purwanto di Bangkalan, Sabtu.
    Kedua titik itu adalah Kepulauan Sepuluh dan Kepulauan Sumenep.
    Purwanto menjelaskan berdasarkan hasil deteksi intelijen di dua titik itu, sebagian nelayan sering menangkap ikan dengan menggunakan bahan peledak.
    “Padahal jenis alat tangkap ikan yang menggunakan bahan peledak itu dilarang,” katanya.
    Selain hasil tangkapan ikan tidak sehat, karena mengandung obat beracun, pola penangkapan dengan menggunakan bahan peledak juga berpotensi merusak terumbu karang.
    Akibatnya, sambung dia, banyak terumbu karang yang rusak, dan kondisi seperti bisa menyebabkan berkurangnya hasil tangkapan nelayan dalam jangka panjang.
    Purwanto menjelaskan, TNI AL memang tidak bisa melakukan pengawasan secara ketat karena sarana kapal patroli yang tersedia terbatas.
    “Tapi kami menyiasati dengan cara bekerja sama dengan polisi air dan kelompok masyarakat sadar lingkungan yang ada di Madura ini,” katanya.
    Jika, kata dia, ada praktik pengeboman ikan, masyarakat kelompok sadar lingkungan itu, akan menginformasikan kepada Lanal Batuporo, untuk ditindak lanjuti.(anjas)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com