• Kuota Haji Kotawaringin Timur 147 Orang

    0

    Sampit, Kalteng, jurnalsumatra.com – Kuota haji untuk Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah pada 2016 ini mengalami peningkatan meski tidak terlalu signifikan.
    “Kita tahun ini mendapat kuota untuk 147 orang, tahun dulu cuma 129 orang. Alhamdulillah tahun ini ada peningkatan,” kata Kepala Kantor Kementerian Agama Kotawaringin Timur (Kotim) H Samsudin di Sampit, Sabtu.
    Kementerian Agama sudah menyampaikan informasi tersebut kepada calon haji yang masuk daftar pemberangkatan tahun ini. Saat ini para calon haji mulai mengurus administrasi pembuatan paspor dan keperluan lainnya.
    Seperti kabupaten lainnya, Kotim masih menggunakan kuota yang ditetapkan untuk Provinsi Kalimantan Tengah. Namun Samsudin berharap kuota haji untuk daerah ini terus meningkat mengingat animo umat untuk menunaikan rukun Islam ke lima ini sangat besar.
    Informasi yang diterimanya, pemerintah Arab Saudi berencana menambah sekitar 3000 kursi kuota haji. Dia berharap rencana ini terlaksana dan Kotim mendapat prioritas penambahan kuota karena daftar tunggu calon haji di daerah ini sudah sangat banyak.
    Saat ini jumlah daftar tunggu haji di Kotim sudah mencapai 2.317 dan dipastikan terus bertambah. Jika kuota haji daerah ini tidak mengalami peningkatan signifikan, diperkirakan semua calon haji tersebut baru habis diberangkatkan ke tanah suci hingga 19 tahun nanti.
    “Usia para calon haji tersebut umumnya sudah lanjut, bahkan 85 tahun lebih. Mudah-mudahan ada prioritas usia seperti tahun kemarin. Setoran awal tahun ini masih Rp 25,5 juta. Animo masyarakat mendaftar haji masih tinggi meski daftar tunggu panjang,” jelas Samsudin.
    Samsudin mengaku masih menunggu informasi kepastian jadwal pemberangkatan jamaah calon haji asal Kotim. Namun dia mengimbau seluruh calon haji untuk segera mempersiapkan diri agar nantinya tidak terjadi masalah.(anjas)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com