• Kepala Dinkes Banyumas Terbukti Selewengkan Dana Yankes

    0

         Semarang, jurnalsumatra.com – Kepala Dinas Kesehatan Banyumas, Jawa Tengah, Istanto dijatuhi hukuman 1,6 tahun penjara dalam kasus korupsi dana insentif pelayanan kesehatan (yankes) kabupaten itu.
    Putusan yang dibacakan Hakim Ketua Andi Astara dalam sidang di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Semarang, Rabu, jauh lebih rendah dari tuntutan jaksa selama empat tahun penjara.
    Majelis hakim juga menjatuhkan hukuman denda sebesar Rp50 juta dan jika tidak dibayarkan akan diganti dengan hukuman kurungan selama dua bulan.
    “Menyatakan terdakwa terbukti bersalah melanggar pasal 3 Undang-undang Nomor 31 Tahun 1999 yang telah diubah dan ditambahkan dengan Undang-undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi,” katanya.
    Pasal yang dikenakan oleh majelis hakim tersebut juga berbeda dengan pasal yang dikenakan jaksa penuntut umum dalam tuntutannya.
    Hakim menilai terdakwa telah menyalahgunakan jabatan dan wewenangnya dalam pemanfaatan dana insentif pelayanan kesehatan tersebut.
    Terdakwa terbukti menerbitkan surat keputusan pencairan dana insentif yang besarannya ditentukannya sendiri. Dana insentif tersebut seharusnya diperuntukkan bagi pegawai di 39 puskesmas serta unit layanan kesehatan yang berstatus BLUD.
    Namun, terdakwa menggunakan dana tersebut tidak sesuai peruntukannya.
    Dana insentif sekitar Rp574 juta tersebut justru digunakan terdakwa untuk kepentingan di lingkungan kantor Dinas Kesehatan.(anjas)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com